Arsip untuk September, 2008

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H

Bila jemari tak sempat berjabat tangan,
dan raga Tak Kuasa bertatap,
maka bila Kata telah Melukai Sukma
semoga pintu maaf terbuka

Jika hati sebening air, jangan biarkan ia keruh
Jika hati seputih awan, jangan biarkan ia mendung
Jika sanubari seindah rembulan, hiasilah dengan iman yang teguh

Taqobbalallahu Minna Wa Minkum
Taqobbal Yakarim
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H
Minal Aidzin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Jika saya ada salah tolong maapin ya

Belajar Pengalaman Makanan China

Kita harus belajar dari urusan produk makanan industri, kita harus ekstra hati-hati. Salah melangkah, besar risikonya. Tengok saja insiden yang baru terjadi di Tanah Air, yaitu merebaknya korban akibat susu asal China yang tercemar melamin.

Seperti kita ketahui beritanya beberapa waktu lalu, akibat lolosnya susu bermelamin, ada 53.000 anak yang jatuh sakit. Pemerintah China juga menyebut ada empat korban meninggal dan masih ada hampir 1.900 anak yang harus dirawat di rumah sakit akibat gangguan ginjal, 104 di antaranya serius. Lanjutkan membaca ‘Belajar Pengalaman Makanan China’

RUU APP Awal Perpecahan Bangsa????

dua partai telah menolak RUU APP.
PDI-P dan PDS.
beberapa propinsi juga menolak nya.
sulawesi utara,bali,NTT,papua.
jika RUU APP disahkan menjadi UU dalam waktu dekat ini,
apakah ini awal perpecahan bangsa?
akankah terjadi separatisme????!!!???

Filosofi Ketupat

Ketupat memiliki makna tersendiri. Bungkus ketupat dibuat dari janur kuning yang dianyam sedemikian rupa hingga membentuk segi empat. Janur kuning merupakan lambang dari penolak bala. Pada Kraton Surakarta, ada sepotong kain panjang yang disebut Samir yang merupakan aksesoris wajib yang harus dikenakan. Samir kuning tersebut dipercaya sebagai penolak bala. Nah, janur kuning inilah kemudian yang dianggap sebagai Samir penolak bala. Dulu, selongsong ketupat itu dibuat sendiri. Tangan-tangan terampil wanita bekerja dengan cekatan merangkai helai-helai janur. Di kala pembuatan selongsong ini biasanya suasana begitu ramai. Inilah yang membuat suasana menjelang Lebaran begitu meriah. Kalo kini sih, cukup membeli saja di pasar yang biasanya dijual per ikat berisi 10 selongsong atau selusin selongsong. Lanjutkan membaca ‘Filosofi Ketupat’

Petani ‘Dikibuli’ Presiden

Petani dikibuli. ‘Benih kopong’ dibilang varietas unggul. Celakanya yang ‘ngibul’ itu tidak hanya ‘orang dekat presiden’, tapi juga melibatkan orang nomor satu di republik ini. Inilah ‘main-main’ yang mempertaruhkan perut jutaan orang.

Para petinggi negeri ini memang suka ‘bermain-main’. Apa saja ‘dimainkan’. Celakanya, cara memainkannya dengan gaya ‘main-main’. Lanjutkan membaca ‘Petani ‘Dikibuli’ Presiden’

Halaman Berikutnya »


Photobucket
Photobucket
Photobucket

 

September 2008
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Mengenai Saya

Photobucket
Mey's
Sesuatu Yang Paling Jauh Dari Kita adalah Masa Lalu, Bagaimanapun Kita, Apapun Kendaraan Kita, Kita tetap tidak akan bisa kembali ke masa lalu, Maka jagalah hari ini dan hari - harimu yang akan datang...

yang lagi nongkrongin

web tracker orang

blog ini sudah dikunjungi

  • 177,658 kali

Arsip

Kategori

Deteksi Pembaca

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.