Pemenang Dari Israel Vs Palestina

israelvspalestina

LEPASKAN sejenak kaca mata agama atau fanatisme terhadap negara/kelompok tertentu dalam melihat konflik di galur Gaza. Mari kita ganti dengan kaca mata yang lain untuk melihat siapa pemenang sesungguhnya dari konflik berkepanjangan dan tak urung usai ini.

Beberapa hari terakhir ini media koran, radio, TV termasuk blog dibanjiri oleh berita tentang perkembangan terakhir konflik ini, demonstrasi menentangnya serta upaya-upaya untuik menggalang dukungan bagi rakyat Palestina. Dari sana kita bisa tahu betapa Israel dengan persenjataan dan pesawat canggihnya seakan tidak malu untuk melawan Hamas dengan senjata yang seadanya.

Di sisi lain, ada suatu kesamaan di antara kedua negara tersebut, yaitu penggunaan peralatan perang beserta asesorisnya (pesawat tempur, tank, roket, senjata berat/ringan, amunisi, bom, granat, mesiu, dll). Tentunya dengan kemampuan dana masing-masing pihak yang bertikai, asesoris yang dimiliki juga berbeda. Istilah dagang “ada uang ada barang” berlaku di sini. Tak lupa juga, semakin lama perang berlangsung, makin laris pula barang dagangan sang pembuat senjata.

Sama seperti bisnis lainnya, pabrik pembuat senjata juga punya tenaga-tenaga penjual profesional dan juga punya perantara/broker untuk memasok senjata di lintas negara. Sesuai dengan karakter bisnisnya, pihak marketing dan broker perusahaan senjata harus melobby orang-orang yang mempunyai kedudukan dan wewenang tinggi untuk memutuskan suatu tindakan perang ke negara lain atau penggunaan senjata di wilayahnya. Bukan tidak mungkin kalau mereka harus memberi komisi kepada petinggi-petinggi negara tersebut.

Entah berapa biaya yang dikeluarkan oleh pihak Israel dalam perang ini, sementara Amerika mengeluarkan biaya ratusan milyar dollar untuk perang Iraq. Sebagian besar biaya dikonsumsi oleh penggunaan peralatan perang serta asesorisnya. Orang seperti Viktor Bout adalah contoh nyata pemasok senjata. Bout juga mengingatkan akan film tentang kisah seorang pemasok senjata asal Rusia bernama Yuri Orlov, yang diperankan oleh Nicolas Cage, dalam film “Lord of War”.

Pabrik pembuat senjata, broker serta pemasoknya adalah pemenang sebenarnya dalam konflik ini dan juga di konflik atau perang lainnya.

Ketika anak-anak di Israel berlarian karena menghindar serangan bom dan penduduk Israel ketakutan dihujam roket, sang penjual senjata dan pemilik perusahaan senjata tersenyum di rumahnya masing sambil menghirup kopi panas dan membaca koran pagi tentang konflik di Gaza. Merekapun senantiasa berharap perang atau konflik akan terus berlangsung dan tak berakhir.

Seandainya tidak memakai persenjataan, kita biarkan saja mereka yang berperang itu hanya mengandalkan kepalan tinju atau tendangan kaki. Rasanya cukup adil dan jantan!

138 Tanggapan ke “Pemenang Dari Israel Vs Palestina”


  1. 1 Edi Psw Januari 6, 2009 pukul 2:32 pm

    Aku terus mendukung palestina

  2. 2 Cengeng-Ngesan T_^ Januari 6, 2009 pukul 3:59 pm

    yup, benar banget
    para produsen senjata tak rela bila negara tersebut berdamai
    *mungkin* ada provokator yang ingin selalu membuat negara itu bertikai.

    anything,
    go palestine

  3. 3 marsudiyanto Januari 6, 2009 pukul 5:39 pm

    Pemenangnya memang mungkin pihak ketiga, siapapun dia…

  4. 4 alief Januari 6, 2009 pukul 6:05 pm

    memandang dari sisi yan gg lain dari sebuah konflik, tapi emang bener sie, yang menag adalah orang ketiga di balik itu semua, sementara yang bertikai harus kehilangan harta dan nyawa

  5. 5 gajah_pesing Januari 6, 2009 pukul 7:38 pm

    TOSS dengan pak marsudiyanto, ada pihak ketiga dibalik itu semua

  6. 6 det Januari 6, 2009 pukul 8:15 pm

    yang menang yang punya teknologi ;)

  7. 7 arifudin Januari 7, 2009 pukul 1:15 am

    mari berdo’a untuk palestin :)

  8. 8 aguss Januari 7, 2009 pukul 9:25 am

    Yahudi tukang onar di dunia,
    yang menang yang selamat di Akhirat!

  9. 10 dafhy Januari 7, 2009 pukul 12:52 pm

    mereka hanya di adu domba karena ada pihak ketiga yang mencoba mengambil keuntungan dibalik semua ini

  10. 11 nun1k04a Januari 7, 2009 pukul 2:37 pm

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com%3c/a>. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, Musikgue & game online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://berita-dunia.infogue.com/pemenang_dari_israel_vs_palestina

  11. 12 dagoestan Januari 7, 2009 pukul 3:09 pm

    saudara-saudara, kalian jangan mengira kematian saudara2 muslim di gaza adalah kesengsaraan. mati syahid bagi mereka!!!

  12. 13 hendrakancut Januari 7, 2009 pukul 3:55 pm

    knp hrus urusin negara laen….

    negara kita aja blom terurus….

    kita boleh prihatin tapie gk smpek demo….

  13. 14 denologis Januari 7, 2009 pukul 5:29 pm

    no commnet….
    cuma ngomentari gambarnya, efeknya itu lho. baru ya? :D

  14. 15 aRai Januari 7, 2009 pukul 9:23 pm

    barenganma om denologis …. no comment

    tapi gambarnya keren

  15. 16 mentach Januari 7, 2009 pukul 11:09 pm

    ga usah jauh2 kalo pro kemanusiaan deh,tuh di papua lg butuh banyak relawan,mereka jelas2 saudara kita sebangsa dan setanah air.

    Peace ah…!

  16. 17 jiwakelana Januari 8, 2009 pukul 12:35 am

    Biasanya orang perang bisnis mey… bukannya bisnis perang.

  17. 18 ardy widyarso Januari 8, 2009 pukul 7:18 am

    Wilayah Palestina,Israel dan sekitarnya memang “The fertile crescent” in the Midle East. Diperebutkan, Kaya minyak,strategis. Dan nampaknya wilayah ini abadi sebagai wilayah konflik karena ada yang memelihara. Salah satu tujuannya adalah bisnis senjata serta tempat mencobakan senjata baru. Mendukung rakyat Palestina adalah wajib bagi dunia untuk menghentikan Israel.

  18. 19 DITA Januari 8, 2009 pukul 9:53 am

    haha,,,,
    mungkin ya….

  19. 20 dindacute Januari 8, 2009 pukul 11:09 am

    dapet award di blogkuh mbak

  20. 21 deya Januari 8, 2009 pukul 1:49 pm

    itulah dunia …………

  21. 22 sidik Januari 8, 2009 pukul 1:54 pm

    palestina gak punya pesawat tempur, gak punya senjata uranium, gak punya tank. liat sendiri di media.

  22. 23 Ahmed.. Januari 8, 2009 pukul 2:21 pm

    @dagoestan
    Kenapa ga ikutan kesana, hadang roket Israel.. kan langsung masuk sorga, dijemput ama 7 bidadari. Berani? kesempatan langka tuh..
    Banyak yang ngomongin sorga tapi tak ada yang berani menuju kesana sekarang juga.

  23. 24 fachat Januari 8, 2009 pukul 2:31 pm

    israel memang serakah dia terus ingin memperluas wilayahnya terus, kenapa ya…. persiden BARACK OBAMA tidak mau berkoment banyak mengenai kasus ini

  24. 25 aR_eRos Januari 8, 2009 pukul 2:45 pm

    konon katanya, konon lo ya.
    kalao isreal dan palestina akur bakal kiamat, bener gak.
    Hanya ALLAH Yang Maha Tahu

  25. 26 L E X A Januari 8, 2009 pukul 2:51 pm

    ya.. aku setuju dengan Ahmed kenapa saudara dagoestan ga kesana aja, daripada disini bawa² agama dan memperkeruh suasana lagipula bukankah penulis telah lebih dulu mengajak kita melepaskan kacamata agama…

  26. 27 nuansantio Januari 8, 2009 pukul 3:07 pm

    Solusinya suruh mereka install CounterStrike, perang deh.. ga akan ada korban!

  27. 28 meylya Januari 8, 2009 pukul 3:21 pm

    @ dagoestan : diataskan sudah ditulis LEPASKAN sejenak kaca mata agama atau fanatisme terhadap negara/kelompok tertentu dalam melihat konflik di galur Gaza.

    @jiwakelana : maksudku bisnis senjatanya yang dipake buat perang om
    @ dindacute : makasih mbak
    @ nuansantio : bener banget tuh dengan maen game counter Strike kayaknya bisa ngelampiasin kekesalan kita
    @ semuanya : makasih udah berkunjung dan ngasih koment

  28. 29 Fauzi Januari 8, 2009 pukul 3:44 pm

    Pernah baca buku Armageddon terbitan Gema Insani Press? Berdasarkan hadits Rasululloh saw., di sana disebutkan bahwa akan datang suatu masa ketika senjata-senjata otomatis (senapan, roket, pesawat tempur) tidak dapat lagi berfungsi. Yang akan berfungsi hanya tombak dan pedang. So, broker senjata bakal beralih fungsi jadi pandai besi tuh… Dan perang akan semakin adil. Zionis will get lost, INTIFADHA will get the victory!

  29. 30 okdeh Januari 8, 2009 pukul 5:09 pm

    @Fauzi,

    mimpi kali yeeee… ntah kapan armagedon itu, yg pasti palestina sudah di bantai sama israel… itu kenyataan coy!

  30. 31 Heri Heryadi Januari 8, 2009 pukul 5:12 pm

    Gw pernah nonton Lord of Wars. Film yang “mengerikan”. Kalau soal yang menang, liat saja nanti umat muslim yang akan memenangkan perang ini, sesuailah nanti apa yang dijanjikan Tuhan di dalam Taurat, Injil, dan Quran. Dan Israel akan terhapus dari peta bumi. Hanya tinggal menunggu waktu itu..

  31. 32 Macan Januari 8, 2009 pukul 6:04 pm

    betul tuh!!!!!!!!!!!

    eh….. coba Israel kalo berani tanpa tank,helicopter,dsb
    lawan Poso
    pasti keok!!!!!!
    hehehehe!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  32. 33 dee Januari 8, 2009 pukul 7:56 pm

    Saya punya pemikiran yang sama dengan anda…

    siapa yang paling diuntungkan???

    ya para pemasok senjata…

    atau ini juga mungkin perang antar pemasok snejata juga ujicoba nyata terhadap nyawa manusia…

    tidak mencoba berpihak terlalu lebih pada Palestina,,,

    karena sesungguhnya yang jadi korban adalah mereka yang tidak bersalah dan masih manusia juga…

    apa yang dilakukan Israel itu menunjukkan betapa purbanya pemikiran mereka…

    hari gini msih perang fisik ajah???

  33. 34 MacoS Januari 8, 2009 pukul 8:27 pm

    anda tidak pernah tau, kalau israel salah satu pengembang senjata? israel salah satu produsen senjata canggih… singapore sudah membuktikan nya coy…..

    @Heri Heryadi

    menurut kitab Torah dan ALKITAB Israel tidak pernah di tinggalkan oleh Tuhan mereka, bedahal kalo allah bangsa arab berkata…. itu sesuai dengan perkataan anda

  34. 35 zionisme Januari 8, 2009 pukul 9:01 pm

    smua itu dah tertulis dalam alkitab
    kalau akan ada perang yang tak akan berakhir dari keturunan ishak dan ismail,yaitu tanah perjanjian

  35. 36 bangzenk Januari 8, 2009 pukul 10:02 pm

    entah siapa yang goblok, tapi apakah kita rela jika (katakanlah) negeri Indonesia dicaplok oleh bangsa asing yang mengklaim negeri kita sebagai negeri mereka?

    terus berbagi cerita

  36. 37 Agung Januari 9, 2009 pukul 12:23 am

    emmm…..permisi……

    ada yg baca tntang topik pd pragraf pertama…..??? heran sy, tertulis di sana “LEPASKAN sejenak kaca mata agama atau fanatisme terhadap negara/kelompok tertentu dalam melihat konflik di galur Gaza”. tp koq masih ada yg membahas tntang kelompok ini atau itu yg menang…..??? ato emang sy yg salah baca…… hidup di dunia Allah yg atur, Beliau tulis A ya A….dan bukan B?! Kalo beliau tulis dgn tinta merah, ya merah dan bukan biru ato warna laennya…….. yg pasti emang bener, produsen senjata yg menang….
    Tp jgn salah anda berkunjung di blog ini pake kompie kan…..??? sedangkan intel punya laboratorium di Israel sana…ya tho….?!, ato AMD…?? sama juga….?? ato ponsel yg anda bw (terserah mo produkmana, china, indonesia ato pucok gunung)…??? teknologinya di adopsi dr AT&T (wikipedia). ato ballpoint merk “Pi*ot”?? aduh bingung ya…..???(sy juga…)
    1 yg pasti Perang yg ada di Tim Teng sono adalah perang 2 Negara, skali lg bukan mslah fanatisme semata….yg sy ngeri adalah anak2 ta berdosa jd korban. krn mreka seumuran dengan anak sy.
    Maaf menulis terlalu bnyak……tp skali lg, ini bukan mslah fanatisme…..tq…..Semoga Damai Menyeluruh di muka Bumi

  37. 38 eyeshield_21 Januari 9, 2009 pukul 2:19 am

    ui mang sapa yang duluan ngebom ha…
    yang duluan ngebom pasti kalah de

  38. 39 risyadtabattalasays Januari 9, 2009 pukul 2:33 am

    memandang suatu permasalahan dari sudut pandang yg berbeda
    sayang diakhir tulisan belom bisa ngasi solusi
    tapi apa yang dia tulis tetap 100%benar

    tapi tetap saja, doa saya cuma buat palestina.

  39. 40 atta Januari 9, 2009 pukul 9:39 am

    smua dari pemimpin negaranya, pemimpin negaranya aja yang yang di bunuh duluan. pasti perangnya berenti…. Thanx. ~ GBU ~

  40. 41 okta sihotang Januari 9, 2009 pukul 11:22 am

    *menundukkan kepala dan mengheningkan cipta

  41. 42 apriotrisug Januari 9, 2009 pukul 11:39 am

    menurut gue kalau belum Berhenti Tanggung Jawab Ya
    Kalau gitu bom atom aja biar habis israel dan tentara israel
    abis biadab anak dan perempuan jadi target

  42. 43 fredi Januari 9, 2009 pukul 11:46 am

    3-1 untuk israel

  43. 44 rambo Januari 9, 2009 pukul 11:52 am

    menurut saya tidak ada yg menang semuanya kalah, “Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu “

  44. 45 rahma Januari 9, 2009 pukul 12:13 pm

    Sadarkah kalian bahwa kitab Talmud yang diyakini hampir semua orang Yahudi saat ini, memandang manusia nonketurunan Yahudi (Ghoyim) sebagai binatang?(Yebamoth 98a)
    Dan ini hanya salah satu ayat yang didaras para tentara Israel dalam suatu keadaan khusus terlebih lagi di hari Sabtu (Sabbath)
    Supaya kita semakin cerdas menghabiskan detik-detik kehidupan, segeralah belajar ilmu kebenaran yang hanya ada satu-satunya di alam semesta ini yakni Al Quran.
    Lagipula, bisnis apa yang tidak dikuasai orang Yahudi?

  45. 46 om-aswin Januari 9, 2009 pukul 12:41 pm

    Menurut saya, perang ini akan terus berlanjut hingga hanya satu pemimpin yang berdiri di belakang tembok Aqsa. Dan saya yakin itu adalah Palestine.

  46. 47 sinyoioftoday Januari 9, 2009 pukul 1:04 pm

    sampai hari ini (2 pekan konflik gaza), persenjataan terbaru & tercanggih yang dimiliki israel masih belum bisa menjawab pertanyaan masyarakat israel sendiri.

    inilah senjata makan tuan bagi bangsa israel. jelas ini salah satu bisnis yang tidak dikuasai orang yahudi.

  47. 48 om-aswin Januari 9, 2009 pukul 2:15 pm

    senjata makan tuan yah? mudah2an aja begitu…

  48. 49 adedepok Januari 9, 2009 pukul 2:23 pm

    punten numpang coment

    yang menang???
    saya dukung timnas indonesia..
    karena ada bambang pamungkas, ponaryo astaman dkk
    walau kemaren kalah dari thailand..
    ups ga nyambung ya.. hehe
    ane dukung palestine dehh..
    kalo mau adil senjata hamas harus sama dengan israel donk.. n ga boleh ada korban anak2 perempuan yang ga ada hubungannya ma perang…
    ni mah berat sebelah.. curang doonk.. ga gentelmen..

  49. 50 lucas Januari 9, 2009 pukul 2:30 pm

    Salut buat SBY. . .reaksi cepat. . .emang amerika standar
    ganda tuch. . .coba kalo iran yg ngebom palestina. . .
    AS en sekutu langsung nyariin presidene iran buat di-
    penggal kepalanya.

  50. 51 imaginerman Januari 9, 2009 pukul 2:53 pm

    mo ngasih sedikit gambaran deh mbak.
    menurutku, israel sekarang ini sedang memerangi kelompok Hamas, bukan negara Palestina. Memang, Hamas merupakan salah satu kekuatan politik di Palestina sono. Hal ini sama seperti 3 th yang lalu, waktu tentara Israel diserang dan diculik kelompok Hizbulah, yang nota bene ngumpet di negara Libanon yang nota bene pula dapet dukungan dari negara Suriah. Jadi bukan Israel nyerbu negara Libanon.
    Jadi keadaan sebenarnya adalah tidak ada perang antara Israel dan Palestina. Dan kalo dilihat dari sejarahnya, memang bahwa Daerah Gaza tersebut merupakan daerah yang berhasil diduduki oleh Israel sebagai akibat dari perang-perang resmi yang dilakukan Israel sebelumnya. Ada perang Yom Kipur, perang enam hari, dan perang arab. Perang-perang ini memiliki sejarah dan sebab-akibat sendiri.
    Dan, kelompok Hamas adalah kelompok garis keras yang memperjuangkan daerah Gaza dan tepi barat sungai Jordan yang diduduki Israel tersebut menjadi wilayah merdeka untuk bangsa Palestina, dan perjuangan mereka diwujudkan dengan salah satunya menembakkan roket ke daerah pemukiman Yahudi.
    Sungguh sayang, masyarakat kita di Indonesia lebih banyak yang keliru menilai, sehingga menganggap bahwa perang yang dilakukan Israel adalah perang “yang hanya” untuk memerangi Islam. Sungguh sayang.

    Israel nggak bener, Hamas juga nggak bener. (Berita terbaru, kelompok Hizbulah siap menyerang Israel. Akan tercipta babak perang yang baru. Siapa yang salah dengan adanya konflik yang makin besar?)

    Karena bagaimanapun korbannya manusia juga, apalagi lihat di TV anak2 kecil meninggal jadi korban ledakan. Kasihan mereka.
    Bagaimanapun juga, HENTIKAN AKSI KEKERASAN.

  51. 52 Ph!duT Januari 9, 2009 pukul 3:47 pm

    yang bener yg menang, dan Palestina pasti menang

  52. 53 silmi... Januari 9, 2009 pukul 3:56 pm

    yup senjata berat berbahan besi, bahkan listrik pun gak bakalan nyala bro… lanjutin dong bacanya armageddon 2 nya, disana dianalisis kenapa itu bisa terjadi, kemungkinan besar adalah akibat tumbukan asteroid/meteor berbahan dasar besi, sehingga seluruh besi di bumi terinduksi… pokoke seru ak bukan promosi tapi di buku armagedon 2 benar-benar peristiwa menjelang kiamat dianalisis berdasarkan kompilasi al-quran, hadits,iptek,dan bibel

  53. 54 tukul Januari 9, 2009 pukul 5:50 pm

    gw setuju sama imaginerman kalo perang ini tuh bukan perang israel palestine… tapi dsini israel tuh berperang dengan hamas…
    kalo mau d lihat lagi… knapa negara timur tengah tidak ada yang bertindak.. ini karena d dalam palestina sendiri pun sudah terjadi konflik antara hamas dan fatah… dmana arab mendukung hamas dan irak mendukung fatah… kalo dari dalam negara sendiri aja udah terjadi perang, gmana mau hadapin perang dari luar??? bangsa yang udah hancur dari dalam kalo d senggol dikit aja juga bakalan hancur…
    kalo negara timur tengah bersatu untuk membantu palestina, ga menutup kemungkinan kalau kekuatan militernya bakalan mengimbangi kekuatan militer israel… palestine gmana mau mau bertahan kalo rakyatnya aja ga bersatu seperti hamas dan fatah tersebut… hamas mau melawan israel dengan persenjataan apalagi?? sedangkan persenjataan mereka sudah d gunakan untuk berperang d dalam negri sendiri… jadi lebih baik perbaiki dulu hubungan dalam negri sendiri baru secara bersama” melawan kekuatan militer israel…

    cheers… gbu

  54. 55 Buddha Vama Januari 9, 2009 pukul 6:59 pm

    ya, memang kita perlu mengamati secara obyektif.
    salut.

  55. 56 Ayu Januari 9, 2009 pukul 8:59 pm

    Rame bgt ya perbincangan disini

  56. 57 joe Januari 9, 2009 pukul 9:08 pm

    UDah di TULISKAN di ALKITAB dan ALQURAN bahwa kalo PALESTINA DAN ISRAEL berdamai maka KIAMATLAH dunia ini kalo g percaya buka aj tuh kitab..semmua sudah ada jalannya,jadi solodaritas itu bagus tapi harus di telaah dulu..baru liat di TV aj ud sibuk demo..blum tentu yg demo NGERTI ma masalahya..MATI sahid ato martir bkn kita yg nentuin tapi YG DIATAS.G ush sibuk2 bantu negara orang,negara kita aj g rebes…banjir…banjir…

  57. 58 salam revolusi Januari 10, 2009 pukul 6:58 am

    kemengan Allah lah yang menang untuk TANAH PALESTINA.

  58. 59 AnxQ Januari 10, 2009 pukul 9:09 am

    tapi kayae yang lari ketakutan adalah anak2 kecil palestina bukan israel…..

    jadi yang nyerang itu sebenernya siapa….?

    yang benar pasti akan jadi pemenangnya…..

    Allah selalu melindungi umatnyayang selalu benar….

    ISLAM 4ever…..!!!

  59. 60 AQien Januari 10, 2009 pukul 5:18 pm

    Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang terbaik buat umatnya. kayanya banyak yang ngdukung Palestina nih?… pa bedanya yahudi ma indonesia prasaan banyak persamaannya deh.indonesia mulai dari makan, makanan, pakaian,gaya hidup tdak jauh beda ma yahudi… indonesia islamnya, islam KTP, ngomong doang bawa-bawa al-quran tapi tdk di terapkan. tujukin dong kalo anti yahudi…….

  60. 61 abdul aziz murtaziz Januari 10, 2009 pukul 8:00 pm

    aku setuju dengn pendapat yang di atas bahwa israel tidak pantas untuk diberikan kekuasan yang lebih karna israel pada asalnya tiodak mempunyai negara.

  61. 62 Aryni Januari 10, 2009 pukul 9:18 pm

    Kemblikan semuanya pd Allah, krn Dia yg telh menulis sglnya. Jgn lupa doakan Palestina dmi kemenangannya.

  62. 63 tukul Januari 11, 2009 pukul 1:11 am

    baca paragraf 1 boss…

  63. 64 megaCULE Januari 11, 2009 pukul 12:02 pm

    yang salah emang yang jual senjata..
    itu mah ga usah dipermasalahkan…
    karena memang manusia yang mempunyai sifat selalu ingin merasa aman, karena itu manusia menciptakan senjata untuk melindungi dan menciptakan rasa aman.
    yang salah juga yang bisa beli macem2 senjata dan menantang suatu negara yang “miskin” senjata..
    israel pengecut… beraninya ma yang kecil…
    amerika bukan negara adidaya, tetapi negara budaj israel..
    PBB bubarin aja, udah ga pantas di sebut sebagai dewan keamanan.

  64. 65 Kill Israel Januari 11, 2009 pukul 12:03 pm

    yang salah emang yang jual senjata..
    itu mah ga usah dipermasalahkan…
    karena memang manusia yang mempunyai sifat selalu ingin merasa aman, karena itu manusia menciptakan senjata untuk melindungi dan menciptakan rasa aman.
    yang salah juga yang bisa beli macem2 senjata dan menantang suatu negara yang “miskin” senjata..
    israel pengecut… beraninya ma yang kecil…
    amerika bukan negara adidaya, tetapi negara budaj israel..
    PBB bubarin aja, udah ga pantas di sebut sebagai dewan keamanan.

  65. 66 diego Januari 11, 2009 pukul 2:10 pm

    This is just another fight between semites (arabs and jews). *Yawn*, boring.

    I mean, why would indonesians — ASIANS, NON-SEMITES — want to get involved in that shit?

    Oh, I know the answer: semitic religions (judaism and islamism). Well, in case of indonesia, there are practically no jews, only moslems. But jews in indonesia can be represented by some evangelical christians (who would support anything that hates moslem).

    Anyway, both sides (indonesian moslems and christians) are blind. Blinded by the stupid semitic mumbo jumbos contained in torah, bible, and quran.

    Those excess baggages have taken much of our time, energy, and resources. Enough is enough.

    I think the only workable solution for indonesia are:
    (1) Let the semites exterminate each other. Turn our back to the hellhole that is middle east.
    (2) But before that (enabler): let’s spread more agnoticism in indonesia.

  66. 67 hyzoel Januari 11, 2009 pukul 2:17 pm

    Byangkan bagimana seandainya Anda berada pada posisi mereka, menjadi sasaran bom setiap hari. Ini adalah pelajarn bagi qta semua, untuk selalu mensyukuri hidup. Marilah brdo’a demi perdamaian dunia.

  67. 68 Rea Januari 11, 2009 pukul 7:19 pm

    @diego: yeah, it got nothing to do with us indonesians. that i agree…but whaddaya callin semitic mumbo jumbo, you i-dunno-who-you-are!!?

  68. 69 Ai Januari 12, 2009 pukul 1:39 am

    Assalamu’alaikum.wr.wb..

    Israel psti mnang disisi Allah…Amiiin…
    Kiamat smkin dekat,,krna perang israel vs palestine in sdah ad dlm al-qur’an n hadits…
    perang ini akan smkin parah n stlh itu mnmukan titik temu perdamian..
    wktu smkin cpat brllu shngga dtglah dajjal n imam mahdi…
    smoga rakyat palestine mndapatkan kkuatan d ksabarahn dlm mnghadpi cbaan ini…Amiiin…

    Allohummma robbuna la syarikallahu 3x…

    Wassalam…

  69. 70 cintakaret Januari 12, 2009 pukul 6:27 am

    ini cara lelembut menggiring opini…tai kucing deh!

  70. 71 the hermawanov Januari 12, 2009 pukul 6:33 am

    mengenai dealer-dealeran senjata, gw rasa israel nggak butuh itu, secara mereka punya budak yg berlimpah resources nya utk urusan senjata, yaitu fuckin usa. sementara utk senjata2 laen, israel juga mampu mengadakannya sendiri, dari mulai senapan galil sampek tank merkava yg merupakan prodak dlm negri israel.

    satu yg cukup memprihatinkan, kemaren sempet nongton tipi yg memperlihatkan obyek wisata baru di negri zionis itu, yaitu suatu bukit yg dipenuhi warga israel menongton parade pembantaian oleh idf di gaza. mereka menyaksikan pembantaian wanita dan anak-anak di gaza oleh bombardir f16, heli apache, mortar dll seperti menongton shitnetrong aja. war against terror my ass! thats the real holocaust out there!

    fuck israel! fuck usa!

  71. 72 Agustian Januari 12, 2009 pukul 6:53 am

    melepaskan sentimen agama? jawabnya mungkin..
    krn memang sebetulnya yg diperjuangkan hamas beserta rakyat palestina adalah hak2 sipil warga palestina, hak2 dasar sebagai manusia rakyat plestina telah dicabut, pasokan gas, listrik air dicabut israel yg menyebabkan rakyat palestina sengsara. Israel hengkang dan keluar dari wilayah palestina sudah cukup sbtlnya dan hamas beserta rakyat plestina gak akan menyerang israel. Maka itu bicaralah dari sisi kemanusiaan dan itu sudah cukup membantu. Chavez aja mengusir diplomat israel atas nama kemanusiaan…

    Salam

  72. 73 barep Januari 12, 2009 pukul 9:34 am

    UUD = Ujung Ujungnya Duit…..itulah sebenarnya yang dicari pihak ke-tiga….UANG = KEKUASAAN POLITIK—-> KEKUASAAN—–>DUIT ISRAEL-PALESTINA—–> Wahana & Sarana Uji coba senjata…Politik pemerintahan ISRAEL jelang PEMILU dan masih banyak lagi kalau kita gali sebab akibatnya….sementara yang merasa diuntungkan…nonton adegan pembantaian dengan santainya..EGP yang penting dapet DUIT…

  73. 74 me_she Januari 12, 2009 pukul 12:32 pm

    ne kynya tanda2 akhir jaman dech: perang,global warming, bencana alam,dll..lbh baik qta lbh dktkan diri pdNya:-)

  74. 75 ce_wex Januari 12, 2009 pukul 12:43 pm

    ga perlu menghakimi ttg israel vs palestina coz ada yg lbh berhak yaitu Tuhan:hakim yg adil.

  75. 76 Cluberz Januari 12, 2009 pukul 1:03 pm

    just say…

    damai Dong Palestina dan Israel

    kalian hanya di manfaatkan oleh pihak ketiga…..

    hayolah jangan mikirin diri sendiri kasian anak-anak, ibu-ibu dan semua orang yang tidak bersalah menjadi korban…

    mungkin DAMAI adalah jalan yang terbaik…

    bagaimana caranya?????????????

    MENGALAH BUKAN BERARTI PECUNDANG OKEH

    with Love Charotz

  76. 77 montela Januari 13, 2009 pukul 10:02 am

    yang ngomong perang Israel vs palestina itu masalah agama,trus pake maki-maki segala tu orang memang gila,goblok,lemot,braninya ngotot,ngeyel cuma lewat ini via email aja,banyak orang cari relawan tu untuk ke palestina kenapa ga ikut aja kesana supaya jadi tamengnya rudal,peluru n roket Israel,kan udah dikasitau kalo ga usah bawa-bawa masalah agama,lo lo pada tau baca ga yang perang itu bukan Islam vs Yahudi tetapi militer Israel Vs hamas,buat hamas kalo tidak mau diganggu jangan duluan menggagu,yang menag bukan yang jual senjata tetapi yang menag adalah iblis yang berhasil mengadu domba antar kedua belah pihak ini,karena iblis adalah bapa segala dusta,saya salut pada komentarnya ahmed,hamas juga udah tau peralatan perangnya tidak memadai juga usil banget sehhh untuk ngeroket Israel.

  77. 78 agung Januari 13, 2009 pukul 5:54 pm

    Israel adalah bangsa pilihan tuhan, biar yang Kuasa mengadili tiap-tiap bangsa. jagan kita bangsa Indonesia coba-coba ikut campur, gaza, bunuh 1 org israel mati 1000. kita indonesia, mw ikut-ikutan bisa rata. gw pgn, jgn ada rasis di indo, keagamaan jg jgn di bawa”. kita satu kesatuan. bagi umat muslim, jgn sampai memakan korban di negara kita sndiri, siapa pun itu korbanya. kerajaan Allah sudah dekat!

  78. 79 yosua Januari 14, 2009 pukul 11:36 am

    Israel vs Palestina,.
    memang trksn prng agama, krna dLm ktb suci Alkitab(kitab kristiani) mereka akan selalu berperang,!
    dan gw ga bsa comment apa2, krna dLm kprcyaan gw “brng siapa mengutuk umatNya israel akn trktk”. tp, gw jga kshan Liat negara palesitina,! so, udhLh hamas nyerah aj,. drpd tmbh bnyk yg mndrita,!
    INDONESIA DAMAI,. PIS^^

  79. 80 ncentt Januari 14, 2009 pukul 1:10 pm

    palestina bomb israle duluan, maka israel membalas..

    bayangkan saja jika anda jadi pemimpin sebuah negara, wilayah anda di bomb.. apa yg akan anda lakukan?

    saya yakin pasti anda akan membalas serangan tersebut demi rakyat kalian juga…

    tp yang pasti pemenang nya adalah israel, di kitab tertulis bahwa Goliat dari Palestin yg berbadan besar kalah dari Daud orang yahudi yg berbadan kecil …

  80. 81 Hamba Allah Januari 14, 2009 pukul 1:42 pm

    @yosua:
    Nah komentar kayak gini nih yg bikin adem dan ngga buat perpecahan, kita memang berbeda secara keyakinan tp itu kita serahkan kpd Yang Maha Kuasa.
    Tidak spt komentar @iamjuden yg kasar dengan mengatakan Muhammad SAW sebagai pembohong dan pemimpi disiang bolong.
    Kami menjunjung tinggi Muhammad SAW bahkan diatas kedua orang tua kita sendiri, kalau orang tua kita dihina saja kita bisa marah bagaimana dengan penghinaan thd nabi kami?
    Nabi kami berpesan bahwa apapun yang ada dlm kitab Injil janganlah kalian dustakan dan juga jangan kalian laksanakan. Maksudnya di dalam Injil masih ada bagian2 yang mengatakan hal yang serupa dengan AlQuran dan ada bagian2 yg telah termanipulasi oleh manusia.
    Kalau kitab2(Taurat dan Injil) itu awalnya datang dari perkataan Tuhan lalu mengapa manusia malah mengubahnya ? Bukankah kita manusia merupakan mahluk yang paling lemah dan sering berbuat SALAH dan DOSA ?
    Seperti yg @yosua katakan didalam Injil mereka akan selalu berperang begitu pula dalam AlQuran, hanya saja pengutukan terhadap israel dpt menyebabkan kita dikutuk? Aduh,kayaknya klo ini di AlQuran tidak ada, mungkin klo di Al Quran menyatakan bani israel merupakan bangsa yg tidak tahu (maaf) diuntung karena dari mulai nabi Adam hingga Nabi Isa AS (yesus) yg total berjumlah 24 nabi (menurut AlQuran) ditambah dengan yg tidak disebutkan namanya semuanya hanya untuk bani ISRAIL semata.
    Didatangkan satu nabi kepada mereka maka Israil pun menjadi umat yg bertaqwa, lalu ketika nabi tsb meninggal dunia mereka kembali lagi kedalam kesesatan begitu seterusnya hingga Isa AS yg mereka hukum di tiang salib. Walaupun dlm AlQuran sebenarnya yg di salib bukanlah ISA AS melainkan salah seorang muridnya yg berkhianat klo tidak salah “Judas”. Sedangkan Nabi ISA dinaikkan oleh Allah untuk kemudian pada akhir jaman ia akan diturunkan kembali ke bumi untuk membunuh BAPAK YAHUDI= DAJJAL sang penebar fitnah hingga musnah semua yahudi dr muka bumi sampai2 apabila ada yahudi yg bersembunyi di belakang batu maka batu itu akan berkata “Ya Mukminun disini ada yahudi yg bersembunyi”. Ini menurut hadits Nabi Muhammad SAW.
    Jadi nih perang Israel Vs Palestina bakaln ngga ada habisnya.

    BTW maaf klo ada yg tersinggung oleh perkataan saya.
    May GODBLESS upon us.

  81. 82 Hamba Allah Januari 14, 2009 pukul 2:30 pm

    Israel memang tidak berprikemanusiaan dan banyak melanggar HAM.
    Masak orang shalat jum’at dilarang oleh para tentara zionis, terus mereka menggunakan persenjataan bahan kimia (fosfor). Gedung sekolah, anak2 kecil dan wanita, bala bantuan kemanusiaan yg tdk bisa menembus wilayah perbatasan.
    Sampai nangis gua klo ngeliat anak2 yg menjadi korban kekejaman zionis israel di tayangan tv, terbunuh dan terluka menangis dalam kesedihan yg mereka sendiri tidak tahu mengapa ini bisa terjadi pada mereka. Emangnya mereka telah berbuat salah apa?
    Coba apabila anak2 kita yg menjadi korban?
    Udah sadis, licik, fitnah lagi. Mengklaim klo itu adalah tanah mereka! hah? Memangnya manusia di dunia ini punya apa? Semua adalah milik Tuhan bukan milik Islam, Nasrani atau Yahudi ini semua adalah kepunyaan Allah SWT, kita tidak punya hak terhadap sesuatu. Karena trus mengklaim itu miliknyalah makanya mereka tidak pernah mendapatkan tanah. Inilah yg membuat Allah murka kepada mereka selain kesesatannya. Benar2 bangsa yg pantas dikutuk Tuhan.

    Once Again I appologize if I offend you.

  82. 83 tha_nia Januari 14, 2009 pukul 6:27 pm

    @ Hamba allah
    Untuk tau ttg sesuatu qta hrs mengerti dlu, untuk mengerti qta hrs mempelajarinya, nah klo sblmnya hny tau dr kacamata anda, klo mau tau sejarah israel versi kristiani bc tuh di kitab Injil, gampang koq karena kitab Injil pke smua bhs di dunia ini, Thanks before

  83. 84 aku Januari 14, 2009 pukul 10:35 pm

    dukung tha_nia. sejarah semua udah di tulis di injil.

  84. 85 Hamba Allah Januari 14, 2009 pukul 11:45 pm

    @tha_nia:
    Maaf yah, tp seperti yg saya katakan sebelumnya bahwa Injil yg sekarang baik itu perjanjian lama maupun perjanjian baru sudah banyak diubah oleh tangan manusia sehingga nilai otentiknya sudah memudar.
    Mba’ tau kan yg namanya MANUSIA itu punya kepentingannya sendiri2 maupun kepentingan golongan. Contohnya kayak partai2 di Indonesia entah itu partai Islam, Nasrani, Nasionalis, Sosialis semuanya lebih mementingkan golongannya sendiri. Di bawah mereka berjanji diatas ditinggal pergi iyakan? Begitu pula dengan Injil yg sekarang ini dibuat berdasarkan kepentingan dari yg membuat walaupun mereka tidak mengubah semua bagian dari Injil akan tetapi nilai keasliannya sudah berkurang.
    Ada contoh lagi misalkan saja (walaupun tidak mungkin menurut Islam) Tuhan itu ada Tuhan Bapa, Tuhan Maria dan Tuhan Yesus. Kemudian Tuhan Bapa mengemukakan perkataan2 suci (Injil) lalu generasi dari sang anak (manusia) mengubahnya, itukan berarti sang anak merasa kalau Tuhan Bapa tidak sempurna/telah melakukan kesalahan sehingga perkataan2nya perlu disesuaikan. Masa sih sang anak bisa lebih sempurna dari sang Bapa padahalkan Tuhan Bapa yg menciptakan segalanya dari kehampaan menjadi sebuah kehidupan, apa mungkin? dimana logikanya?
    Nah, kalau Injil Barnabas yg pernah saya liat di internet walaupun hanya beberapa penggal ayat saja(itu juga udah lupa nama situsnya) mempunyai gaya bahasa yg tidak jauh berbeda dengan AlQuran. Banyak juga ormas2 Islam yg sependapat dengan saya tentang hal ini.

    Jadi lebih baik saran saya mba’ tha_nie membaca Injilnya dengan lebih cermat dan teliti lagi, ada tidak kecacatan dari kitab tersebut. Karena banyak yg mengatakan klo Injil banyak memiliki pertentangan disana-sini (antar ayat) dan yg mengatakan ini juga bukan saya saja tapi ada beberapa mantan2 pendeta yg mengatakan hal serupa hingga membuat mereka kecewa dan lantas mereka pun masuk Islam.

    Saya juga mohon maaf atas segala tingkah laku umat Islam di Indonesia dan diseluruh dunia yg tidak memberikan kesan tentang Islam yg sesungguhnya.

    Lihatlah Islam dari AlQuran bukan dari manusia2nya karena mereka kebanyakan juga tidak mengerti tentang Islam yg sesungguhnya.
    Bacalah dan pahamilah AlQuran karena didalamnya terdapat berbagai macam petunjuk dan ilmu yg bermanfaat, Insya Allah anda akan ketagihan.

    Sekali lagi saya minta maaf apabila telah menyinggung Anda maupun umat kristiani lainnya. Kita memang berbeda tetapi bukan berarti kita bukan saudara, iyakan?

    Semoga Anda menjadi orang yg diberi petunjuk oleh Allah SWT. Amiin

  85. 86 jahudindonesia Januari 15, 2009 pukul 3:36 am

    salam kenal, baca blog gue ya…

    yahudindonesia.wordpress.com

  86. 87 goekilabis Januari 15, 2009 pukul 6:47 am

    sebagai umat islam saya percaya bahwa kiamat pasti datang. ada sebuah hadits yang menyebutkan bahwa suatu ketika menjelang kiamat islam akan dimenangkan oleh Allah melawan yahudi. orang kafir semua menyakini bahwa mereka benar, padahal mereka itu buta hati mata dan telinga. sebagai contoh palestina selalu disalahkan karena menyerang israel. padahal penyerangan palestina dikarenakan mereka didzolimi israel.ya, gimana enggak, la wong israel itu rampok, mencaplok tanah palestina sejak tahu 1967. trus dibikin pagar, sehingga mempersulit orang palestina.masa orang palestina ga boleh protes. dan itu udah berlangsung sejak 1967. coba kalo anda para kafirun, rumah anda dicaplok orang, ditempati, trus anda ga boleh keluar pake pintu anda sendiri.apa anda ga boleh protes. mungkin anda terlalu baik hati (atau munafik, sebgaimana ciri orang kafir)??pikirkan itu. yang jelas Allah ga tidur, siapa menabur, pasti menuai. kalo yahudi akhirnya bisa memnangkan pertempuran dan membangun pemukiman yahudi di tanah palestina (mageddon) yang diperebutkan sekaran ini, mgk ini kah pertanda terjadinya armageddon, dimana orang2yahudi akan terkubur di rumah2 mereka sendiri, sebagaimana banyak tulisan menyebutkan. dan beberapa orang juga meyakini bahwa armageddon adalah pintu berawalnya marhamahkubro yang merupakan juga tanda kiamat besar.wallahualam..

  87. 88 Hamba Allah Januari 15, 2009 pukul 7:32 am

    @jahudiindonesia a.k.a iamjuden
    aduh ini si iamjuden balik lagi, bung YAHUDI DILARANG di Indonesia. Yg ada hanya ISLAM, KRISTEN, HINDU and BUDHA. Klo mau mending lu ke israel ato ke amrik sono, jangan disokin luh!.

    @goekilabis:
    SETUJU, tp jangan kasar2 bro ngomongnya. Mereka mungkin belum tau aja.

    Semoga Allah memberi petunjuk ke jalan yg benar. Amiin

  88. 89 love Januari 15, 2009 pukul 1:00 pm

    nih fakta yg gw ketahui dan opini gw tentang perang Israel – Palestina ini :

    1. Israel sebelumnya sudah menyebarkan selebaran lewat udara supaya rakyat sipil segera menyingkir / mengungsi karena tentara Israel akan menyerang pos-pos hamas.

    2. Target Israel adalah pejuang2 Hamas yang jadi musuh bebuyutan mereka, coz hamas selalu menembaki wilayah Israel dengan roket.

    3. You know..? Hamas itu dibantu oleh Mesir dan Iran yang men-suplay senjata dan roket2 untuk pejuang hamas

    4. di wilayah Gaza, ada ribuan terowongan yang dibangun untuk jalur menyelundupkan senjata dan sebagai akses keluar – masuk para pejuang2 hamas. dan terowongan2 ini adalah salah satu target utama tentara Israel, makanya mereka melancarkan serangan darat. :character0110:

    5. Pasukan hamas melakukan perang gerilya kota ditengah – tengah pemukiman sipil, yah memang sebagian besar penduduk sipil itu pro hamas. jadi yang mana hamas yang mana sipil, udah rancu..! makanya korban sipil banyak. coba perangnya di lapangan terbuka, pasti gak ada korban sipilnya, tapi yah itu… pejuang hamas langsung punah seketika disikat ama persenjataan Israel yang gak sebanding ma persenjataan hamas. hehehee so.. emang rakyat sipilnya itu adalah pendukung2 hamas, mo gimana lagi..? ya disikat lah ama tentara2 Israel jd jangan salahkan tentara Israel dong, (gw sendiri sih benci ama perang, kecuali di game yah. hehehehehe…) tp emang hamas agak pengecut juga, beraninya ngumpet di bawah ketek ibu-ibu dan anak2 warga sipil. :uglystupid2:

    6. Pejuang2 hamas menembaki wilayah Israel dengan gencar dan intensitasnya makin meningkat, dan itu adalah pemicu perang di Gaza, makanya disikatlah ama pesawat2 tempur Israel. :fighting0028:

    7. Hal ini tidak lepas dari sejarah yang udah turun temurun, dari jaman nenek moyang mereka. warga palestina di usir oleh Israel karena menurut Israel, negara Palestina itu dibangun diatas tanah warisan dari leluhur mereka, Palestina jg meng-klaim negara Israel dibangun di tanah palestina, warga palestina gak terima diusir dari tanah kelahirannya, dan hamas menang pemilu di palestina, jadilah hamas melakukan gerakan perlawanan kembali. ribet deh….!!! yang pasti gak akan habis- habis sampai Tuhan Yesus datang. Kalo mereka damai, maka itu tanda2 bahwa dunia dah mau kiamat. so, cheers-up guys, coz ternyata dunia belum kiamat dalam waktu dekat ini. wakakakakakaakakk…!!!!!

    jadi jangan disangkut – pautkan dengan agama ya…. Peace..!!!

  89. 90 hmcahyo Januari 15, 2009 pukul 1:21 pm

    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin

  90. 91 dafhy Januari 15, 2009 pukul 3:58 pm

    rame ya sekarang. kapan nich dot comnya keluar?


    tunggu aja tanggal mainya mas dafhy

  91. 92 Sobat Muda Januari 16, 2009 pukul 10:15 am

    Masalah konflik Palestina-Israel bukanlah konflik satu bangsa dengan bangsa lain. Ia
    adalah konflik peradaban yang usianya sangat tua. Disana terbentang benang merah panjang,
    sejak konflik antara Nabi Muhammad shallallah ‘alaihi wa sallam dengan kaum Yahudi di
    Madinah, konflik antara Yahudi dan Romawi, konflik antara Yahudi dengan negara-negara
    Eropa, konflik antara Musa dengan Fir’aun, bahkan konflik antara Yusuf ‘alaihissalam
    dengan saudara-saudaranya. Ujung-ujungnya adalah konflik abadi antara Allah Ta’ala dengan
    iblis laknatullah ‘alaih.

    Kalau memahami konflik ini hanya secara lokal dan temporer, yakinlah Anda akan tersesat
    dalam frustasi. Kondisi Ummat Islam di jaman modern yang penuh kesulitan dan derita,
    merupakan bagian dari konflik ini. Yahudi sendiri adalah bangsa “terkuat di dunia”, dalam
    arti: merekalah satu-satunya ras manusia yang berani konfrontatif melawan kehendak Allah
    Ta’ala.

    Sejarah Kebangkitan Yahudi

    Ketika melihat konflik Palestina-Israel, kita perlu merunut kembali catatan-catatan
    perjalanan sejarah di masa lalu. Disana kita akan menemukan bahan-bahan untuk memahami
    peta konflik ini secara utuh. Jika tidak demikian, maka kita hanya akan “konsumen
    terbaik” berita-berita media massa seputar konflik ini. Bayangkan semua ini sudah dimulai
    sejak era Perang Arab, pembakaran Masjid Aqsha, tragedi Sabra Satila, Intifadhah akhir
    80-an, tragedi Al Khalil Hebron, penembakan Muhammad Ad Durrah, pembunuhan Syaikh Ahmad
    Yasin dan Abdul Aziz Rantisi, dll. sampai serangan Israel saat ini. Dan rata-rata model
    peristiwanya serupa, hanya berbeda waktu dan para pelakunya saja.

    Mari kita runut latar-belakang historis fitnah Yahudi di dunia, dengan memohon petunjuk
    dan pertolongan Allah Ta’ala:

    [1] Bani Israil pada dasarnya masih keturunan Ibrahim ‘alaihissalam. Ibrahim memiliki dua
    anak, Ismail dan Ishaq ‘alaihimassalam. Ismail nanti menurunkan keturunan bangsa Arab
    Adnani, lalu Ishaq mempunyai anak Ya’qub ‘alaihissalam. Nah, Ya’qub inilah yang kemudian
    disebut Israil, sehingga anak-anak Ya’qub di kemudian hari disebut Bani Israil.

    [2] Saat berbicara tentang Bani Israil, perhatian kita segera tertuju kepada anak-anak
    Ya’qub. Mereka adalah Yusuf ‘alaihissalam, Benyamin, dan 11 saudara Yusuf. Semuanya
    berjumlah 13 orang; sama jumlahnya dengan matahari, bulan, dan 11 bintang yang terlihat
    dalam mimpi Yusuf sedang bersujud kepadanya. Karena itu angka 13 merupakan “angka
    keramat” bagi Yahudi sampai saat ini. Banyak logo-logo perusahaan top dunia dibuat dari
    karakter 13 ini.

    [3] Secara umum, Bani Israil itu mewarisi dua sifat besar, yaitu: sifat keshalihan dan
    sifat durjana. Sifat keshalihan diturunkan dari garis Yusuf ‘alaihissalam. Sedangkan
    sifat durhaka diturunkan dari sifat saudara-saudara Yusuf (seayah berbeda ibu). Disana
    sudah tampak bakat-bakat kelicikan, dengki, kebohongan, dan sebagainya. Tetapi itu
    sebatas potensi, bukan kemutlakan takdir. Apalagi, di akhir hayat Ya’qub, seluruh
    anak-anaknya tunduk dalam agama tauhid. (Al Baqarah: 133). Saat berbicara tentang Bani
    Israil, sebagian orang sangat shalih dan sebagian sangat durhaka. Namun setelah
    kedatangan Islam, Bani Israil tidak diperkenankan lagi mengikuti agama selain Islam. Jika
    mereka tidak masuk Islam, dianggap durhaka seluruhnya, tidak ada toleransi sedikit pun.
    (Ali Imran: 85).

    [4] Perjalanan sejarah Bani Israil dimulai ketika Yusuf ‘alaihissalam bersentuhan dengan
    peradaban Mesir. Waktu itu atas jasa Yusuf membantu bangsa Mesir, mereka diberi lahan
    luas oleh penguasa Mesir di wilayah Kan’an. Disana Ya’qub dan anak-keturunannya mulai
    membangun kehidupan. Mereka memilih tinggal di Kan’an sebab dekat dengan Mesir yang
    makmur, sedang di tempat asalnya sering dilanda paceklik. Waktu itu anak keturunan Ya’qub
    sangat dihormati penguasa Mesir. Entah bagaimana mulanya, hubungan bangsa Mesir dengan
    anak-keturunan Ya’qub lama-lama menjadi buruk. Alih-alih Mesir akan menghargai jasa-jasa
    Yusuf di masa lalu, mereka malah menjadikan Bani Israil sebagai budak-budak. Setelah
    ditinggal oleh Ya’qub dan Yusuf, nasib Bani Israil menjadi bulan-bulanan bangsa Mesir.
    Hal itu bisa terjadi karena sifat buruk Bani Israil sendiri atau sifat menindas bangsa
    Mesir. Tetapi kalau mencermati sikap penguasa Mesir yang bersikap sportif kepada Yusuf,
    kemungkinan hal itu karena sifat Bani Israil sendiri.

    [5] Era perbudakan Bani Israil di Mesir sangat mengkhawatirkan. Bukan saja karena
    perbudakan itu kejam, tetapi ia bisa menghancurkan karakter sebuah bangsa (Bani Israil).
    Bayangkan, selama ratusan tahun mereka tertindas oleh sistem tirani di Mesir. Bani Israil
    diberi anugerah berupa bakat-bakat kecerdasan besar, dan manakala bakat itu dibesarkan di
    bawah sistem perbudakan, ia bisa melahirkan penyimpangan mental dan pemikiran luar biasa.
    Oleh karena itu Allah Ta’ala mendatangkan Musa dan Harun ‘alaihimassalam untuk
    menyelamatkan Bani Israil. Misi dakwah Musa bukan untuk mengislamkan Fir’aun dan
    rakyatnya, tetapi untuk menyelamatkan Bani Israil dari penindasan Fir’aun. Dalam Al
    Qur’an: Dan Musa berkata: “Hai Fir’aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari
    Tuhan semesta alam, wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang
    hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka
    lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama aku.” (Al A’raaf: 104-105). Musa tidak pernah
    diperintahkan untuk memerangi Fir’aun, tetapi membawa Bani Israil tinggal di Palestina
    (waktu itu namanya bukan Palestina). [Perlu dicatat juga, Fir'aun (Pharaoh) adalah gelar
    raja-raja Mesir, bukan nama seseorang. Sedangkan Fir'aun yang tenggelam di Laut Merah
    bukanlah Fir'aun yang memangku Musa di waktu kecil, lalu direnggut janggutnya oleh Musa.
    Fir'aun dalam Al Qur'an lebih mencerminkan tabiat kekuasaan tiranik, bukan sekedar
    pribadi].

    [6] Musa berhasil membawa Bani Israil keluar dari Mesir, Fir’aun dan bala tentaranya
    tenggelam di Laut Merah. Lalu mereka menetap di Ardhul Muqaddas (Palestina) setelah
    berhasil mengalahkan kaum Jabbarin di dalamnya. (Al Maa’idah: 20-26). Ini adalah
    peradaban mandiri Bani Israil kedua setelah era Ya’qub dan Yusuf di wilayah Kan’aan. Musa
    dan Harun mendampingi Bani Israil sampai saat mereka wafat. Ketika Musa masih hidup, Bani
    Israil tidak henti-hentinya menguji kesabaran Musa ‘alaihissalam. Betapa banyak
    kasus-kasus kedurjanaan Bani Israil, sekalipun di hadapan Nabinya sendiri, Musa dan
    Harun. Di antaranya: Mereka menyuruh Musa dan Allah berperang di Palestina, sedang mereka
    mau duduk-duduk saja; mereka meminta Musa agar membuatkan berhala untuk disembah seperti
    suatu kaum tertentu; mereka mengikuti Samiri, menyembah patung anak lembu dari emas;
    mereka hendak membunuh Harun ‘alaihissalam karena selalu menasehati mereka; mereka hampir
    tidak melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih sapi betina, karena terlalu banyak
    bertanya; mereka bosan makan Manna wa Salwa dan meminta bawang, menitumun, kacang adas;
    dan lain-lain. Begitu sabarnya Musa, sehingga Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam pernah
    bersabda, “Semoga Allah merahmati Musa, karena dia telah diganggu lebih banyak dari ini
    (ujian yang menimpa Nabi), tetapi dia tetap sabar.” (HR. Bukhari-Muslim) . Sangat
    mengagumkan kalau melihat ketabahan perjuangan Musa ‘alaihissalam. Di dalamnya terdapat
    sangat banyak inspirasi untuk menghadapi konspirasi global seperti saat ini. Orang-orang
    Yahudi di jaman sekarang mengklaim mencintai Musa, padahal di era nenek-moyang mereka,
    Musa benar-benar mereka sia-siakan. Musa itu lebih dekat kepada kita (kaum Muslimin),
    daripada Yahudi laknatullah itu.

    [7] Saya menyangka, sifat-sifat durjana kaum Yahudi merupakan kristalisasi dari
    sifat-sifat buruk mereka selama ribuan tahun, sejak perilaku saudara-saudara Yusuf
    ‘alaihissalam, masa perbudakan di Mesir, kedurhakaan mereka kepada Musa, Dawud, Sulaiman,
    Zakariya, Yahya, Isa, dan Nabi-nabi lainnya ‘alaihimussalam. Bahkan kedurhakaan mereka di
    hadapan Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam di Madinah. Dalam Al Qur’an disebutkan sebuah
    ayat yang terasa bagai petir menimpa muka kaum Yahudi: “Lalu ditimpahkanlah kepada mereka
    (kaum durjana Bani Israil) nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari
    Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh
    para Nabi secara tidak hak. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka
    dan melampaui batas.” (Al Baqarah: 61).

    [8] Peradaban terakhir Bani Israil yang wujud di muka bumi adalah Kerajaan Nabi Sulaiman
    ‘alaihissalam di Palestina. Beliau adalah putra Nabi Dawud ‘alaihissalam dari salah satu
    isterinya. Nabi Dawud adalah seorang pejuang yang berhasil membunuh Jalut (Goliath) di
    Palestina. (Oleh karena itu bangsa Barat mengenal kisah “David and Goliath”). Beliau ikut
    dalam pasukan Bani Israil di bawah pimpinan Thalut (Saul). Hal ini terjadi di masa Nabi
    Samuel ‘alaihissalam. Al Qur’an menjelaskannya dalam Surat Al Baqarah ayat 246-251.

    [9] Kerajaan Sulaiman memiliki keistimewaan, yaitu kekayaan materinya yang sangat besar.
    Ia terkenal menjadi buruan manusia di dunia, sebagai harta terpendam “King Solomon”.
    Sampai saat ini kekayaan itu masih menjadi misteri, apakah sudah terkuak atau masih
    tersembunyi di balik permukaan bumi? Setelah masa Kenabian Sulaiman berlalu, kerajaan
    Bani Israil semakin merosot. Sampai akhirnya mereka dihancurkan oleh Nebuchadnezzar dari
    Kerajaan Byzantium (Romawi). Peristiwa itu disebutkan dalam Surat Al Israa’ ayat 4-5.

    [10] Setelah Bani Israil tercerai-berai di Palestina, mereka menyebar ke berbagai belahan
    dunia. Mereka pergi ke Eropa, ke Jazirah Arab, ke anak benua India, dan sebagainya.
    Itulah yang kemudian dikenal dengan istilah DIASPORA. Bani Israil tercerai-berai. Agar
    mendapat keamanan di Eropa, mereka menjilat kepada para penguasa Romawi. Termasuk
    menghasut Romawi agar memusuhi Isa ‘alaihissalam dan para pengikutnya. Kisah Ashabul
    Kahfi adalah sebagian pecahan dari para pengikut Isa Al Masih ‘alaihissalam.

    [11] Perilaku Yahudi di Jazirah Arab sangat menarik. Mereka datang ke Madinah bukan hanya
    karena ingin menyelamatkan diri dari kekejaman Romawi. Tetapi mereka juga berniat
    menjemput Kenabian terakhir yang akan datang setelah Musa dan Isa ‘alaihimassalam. Mereka
    ingin “memaksakan” agar Kenabian itu jatuh ke pangkuan mereka. Kenabian ini mereka
    butuhkan agar mampu membangun kejayaan Bani Israil kembali seperti di jaman Musa dan
    Sulaiman. Namun setelah mereka menyadari bahwa Kenabian tidak lagi di pihak mereka,
    tetapi jatuh ke tangan bangsa Arab, mereka marah sekali. Dalam Al Qur’an disebutkan: “Dan
    ketika datang kepada mereka (Yahudi) sebuah Kitab dari sisi Allah (Al Qur’an) yang
    membenarkan keberadaan apa yang ada di sisi mereka (Taurat), padahal sebelumnya mereka
    selalu memohon (kedatangan Nabi) agar dimenangkan atas orang-orang kafir. Maka ketika
    telah datang (Kenabian dan Wahyu) yang sangat mereka kenal, mereka mengkafirinya. Maka
    laknat Allah atas orang-orang kafir itu (Yahudi).” (Al Baqarah: 89).

    [12] Yahudi Bani Israil sangat marah ketika tahu bahwa Kenabian jatuh ke tangan bangsa
    Arab, anak keturunan Ismail ‘alaihissalam. Itu pun turun di Makkah, bukan Madinah tempat
    mereka tinggal disana. Yahudi telah habis-habisan dalam menanti kedatangan Nabi penerus
    Musa ‘alaihissalam ini. Ratusan tahun mereka tinggal di Madinah, melebur bersama budaya
    Arab, berbahasa Arab, dan memberi nama anak-anaknya dengan istilah Arab, bukan istilah
    Hebrew (Ibrani). Bahkan mereka ikut terlibat dalam konflik antara kabilah besar Aus dan
    Khazraj di Madinah. Sebagian Yahudi membela Aus, sebagian mendukung Khazraj.

    [13] Kemarahan Yahudi akhirnya tertuju kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Yahudi marah
    ketika Kenabian justru jatuh ke tangan bangsa Arab. (Al Baqarah: 90). Apalagi dalam Al
    Qur’an dijelaskan sangat banyak kebusukan-kebusukan Yahudi. Yahudi merasa dibenci oleh
    Allah. Bahkan tanda-tanda kekecewaan itu sudah muncul ketika Isa ‘alaihissalam
    diturunkan. Anda tahu bagaimana misi Kenabian Isa? Salah satunya adalah: “Tidaklah aku
    diutus, melainkan kepada domba-domba sesat dari kalangan Bani Israil.” Meskipun Isa
    adalah bagian dari Bani Israil, tetapi kedatangannya membuat muram wajah kaum Yahudi. Isa
    ternyata membawa Kitab Suci baru, yaitu Injil (bukan mengikuti Taurat atau Tabut dari
    jaman Nabi-nabi sebelumnya). Isa juga tidak henti-hentinya mengecam kejahatan perilaku
    Bani Israil. Isa dianggap lebih dekat kepada murid-muridnya daripada ke kaum Bani Israil
    sebagai sebuah etnik. Kemarahan itu semakin menjadi-jadi setelah Kenabian terakhir jatuh
    ke tangan bangsa Arab. (Al Baqarah: 90).

    [14] Kemudian terbukti bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallah
    ‘alaihi wa sallam tidak hanya menyalahkan perilaku jahat kaum Yahudi. Tetapi ia juga
    menyebabkan kaum Yahudi tercabut akar-akarnya dari Jazirah Arab. Sejak Islam datang,
    kabilah-kabilah Yahudi tersingkir, seperti kabilah Nadhir, Qainuqa, Quraidhah, hingga
    benteng terakhir mereka di Khaibar.

    [15] Setelah mengalami kekalahan berat di masa Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam dan
    Khalifah-khalifah setelahnya, kaum Yahudi menyingkir dari Jazirah Arab. Mereka bergabung
    dengan Yahudi-yahudi lain di Eropa. Dalam masa ratusan tahun Yahudi menyebar di berbagai
    negara Eropa, seperti Spanyol, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, Belgia, dan
    sebagainya.

    [16] Kaum Yahudi dalam mengembangkan komunitas, caranya sangat unik. Mereka tidak berbaur
    dengan masyarakat setempat, bahkan mengharamkan asimilasi. Mereka memelihara
    warisan-warisan agamanya, terutama membangun kesombongan etnik sampai melampaui batas.
    Mereka menjalankan bisnis berbasis ribawi dan mereka melakukan ritual-ritual pengorbanan.
    Dalam ritual pengorbanan, mereka membunuh warga setempat untuk dikuras darahnya, lalu
    dipakai untuk persembahan. Begitu kejamnya, sampai mereka membuat alat semacam drum yang
    di dalamnya penuh dengan paku-paku. Di bagian bawah ada saluran untuk mengalirkan darah.
    Orang yang dikorbankan, dimasukkan drum itu, sampai tubuhnya penuh luka tertusuk paku,
    lalu darah mengucur ke bawah. Ritual semacam ini kemudian terbongkar, sehingga Yahudi
    diusir dari negara-negara tertentu di Eropa, salah satunya dari Spanyol. Spanyol melarang
    Yahudi tinggal di negerinya sampai saat ini, karena kekejaman mereka dalam soal ritual
    keji itu.

    [17] Setelah terusir dari Eropa, Yahudi kesekian kalinya menyebar ke negara-negara lain
    yang masih mau menampung mereka. Kebetulan waktu itu rakyat Eropa sedang mulai eksodus
    menuju benua Amerika yang baru ditemukan oleh Columbus. Yahudi ikut di dalamnya. Sampai
    Amerika merdeka dari tangan Inggris, Yahudi telah eksis di dalamnya. Hingga ketika itu
    Benyamin Franklin mengingatkan bangsa Amerika tentang bahaya kaum Yahudi. Dia menyebut
    Yahudi seperti bangsa “vampire” yang tidak bisa damai dengan bangsa lain. Tepat sekali
    ucapan Benyamin Franklin, sebab dia telah membaca sepak terjang Yahudi di Eropa. Namun
    sayang, bangsa Amerika tidak memahami arti peringatan Benyamin Franklin tersebut,
    sehingga apa yang dia takutkan sekitar 400 tahun silam, benar-benar terjadi. Krisis
    finansial di Amerika saat ini adalah akibat nyata dari sistem ekonomi ribawi Yahudi.

    [18] Satu titik sejarah yang jarang diperhatikan oleh para ahli sejarah, yaitu kedatangan
    Yahudi ke wilayah Turki Utsmani. Kejadian ini terpisah jarak sekitar 700 atau 800 tahun
    sejak era Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam. Tentu setelah masa selama itu, peristiwa
    kejahatan Yahudi di Madinah telah dilupakan. Yahudi diterima dengan tangan hangat di
    tengah-tengah masyarakat Turki Utsmani. Hal ini juga merupakan aplikasi dari ajaran Islam
    yang memperbolehkan di dalamnya orang Yahudi dan Nashrani tinggal, selama mereka membayar
    jizyah. Yahudi tidak dianiaya di negeri ini, mereka diberi pelayanan dan penghormatan,
    layaknya warga negara Islam. Tentu saja, Yahudi berusaha “bersikap sopan”. Di seluruh
    dunia tidak ada yang memperlakukan mereka dengan manusiawi, selain Peradaban Islam.
    Disini Yahudi tidak mungkin akan melakukan ritual pengorbanan yang mengerikan itu. Lagi
    pula, Yahudi waktu itu tinggal di bawah negeri Islam. Mereka tidak takut akan dikutuk
    oleh Allah, sebab negeri Islam menjadi pelindung mereka. Di Turki Utsmani, Yahudi tidak
    melakukan kebiasaan-kebiasaan bejat mereka. Yahudi berlaku baik. Tanpa diduga, ternyata
    disinilah Yahudi mempersiapkan segala konsep-konsep kejahatan global mereka. Kemurahan
    Khilafah Islam justru dimanfaatkan Yahudi untuk mempersiapkan imperium kejahatan di
    seluruh dunia, seperti kita saksikan saat ini.

    [19] Selain mengkhianati Khilafah Islam, Yahudi juga mempersiapkan beberapa jurus maut
    untuk meruntuhkan peradaban Islam, yaitu:

    (a) Yahudi menyebarkan guru sebanyak-banyaknya di tengah masyarakat Turki Utsmani.
    Guru-guru itu tidak menyebarkan prinsip-prinspi kekafiran secara langsung, tetapi
    menyebarkan filsafat humanisme August Comte. Dengan falsafah itu diharapkan anak-anak
    Turki akan kehilangan sifat furqan akidah Islam, lalu diganti sifat-sifat kemanusiaan
    saja. Tujuan dari gerakan ini adalah memisahkan generasi muda Turki dari sifat-sifat
    Islami. Karena itu pula, suatu saat generasi muda Turki hilang rasa hormatnya kepada
    Sultan Khilafah Islam, dan mereka mau mendukung gerakan Kemal At Taturk sang terkutuk.

    (b) Yahudi mendorong bangkitnya ideologi Nasionalisme Arab dan Dunia Islam. Dengan
    ideologi itu tidak ada lagi kesatuan Khilafah Islamiyyah. Kaum Muslimin terpecah-belah
    dalam berbagai bangsa yang egois sesuai etnik dan wilayahnya. Jika Khilafah Islamiyyah
    tetap berdiri, mustahil “Kerajaan Yahudi” dalam wujud Israel di Palestina akan bangkit.
    Kalau Anda saksikan bangsa Arab terpecah-belah menjadi negara-negara kecil, masing-masing
    saling konflik. Hal itu adalah kondisi yang diinginkan oleh Yahudi. Di jaman itu
    Jalaluddin Al Afghani sangat aktif berdiplomasi untuk memerdekakan negara-negara Arab
    dari tangan penjajah. Tetapi di kemudian hari terbuka hasil-hasil penelitian bahwa Al
    Afghani adalah anggota setia Freemasonry. (Salah satunya buku terbitan WAMI tentang
    gerakan-gerakan pemikiran keagamaan di dunia). Peranan Al Afghani seperti memperkuat
    sifat Nasionalisme Arab, agar tidak bangkit lagi Khilafah Islamiyyah.

    (c) Sebagai ganti konsep Khilafah Islamiyyah, Yahudi menyebarkan paham demokrasi
    seluas-luasnya di seluruh dunia, termasuk di negeri-negeri Islam. Paham ini semakin
    mempersulit posisi Ummat Islam. Peluang-peluang kebangkitan semakin tipis, sebab
    demokrasi mengikuti suara terbanyak, sedangkan sebagian besar manusia cenderung mengikuti
    hawa nafsunya.

    (d) Yahudi menggerakkan seluruh mesin-mesin politiknya, termasuk agen-agennya di Amerika,
    Eropa, dan Timur Tengah untuk membidani lahirnya negara Israel pada tahun 1948. Secara
    politik, Inggris berada di balik pendirian Israel melalui Deklarasi Balfour. Tetapi
    secara potensial, Amerika mendukung penuh Israel. Dalam diplomasi internasional, isu
    Holocaust dipakai agar Yahudi dikasihani dunia internasional. Melalui hak veto yang
    dimiliki Amerika dan Inggris di PBB, Yahudi bisa lenggang kangkung mengejar
    ambisi-ambisinya.

    (e) Yahudi menyempurnakan usahanya, dengan menguasai media massa, membuat satuan
    intelijen yang handal (Mossad), menguasai pasar keuangan dunia, memiliki lembaga pusat
    ribawi IMF dan World Bank. Mereka juga menguasai Hollywood, dunia akademis, dunia riset,
    fashion, dan sebagainya. Termasuk dengan merilis agama baru di kalangan Ummat Islam, yang
    kita kenal sebagai SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme) . Inilah kenyataan yang
    kemudian disebut sebagai: “Yahudi menggenggam dunia!” Bahkan negara sekuat Amerika pun
    bertekuk lutut di bawah dominasi Yahudi. Termasuk Barack Obama yang sebentar lagi
    dilantik menjadi Presiden Amerika.

    [20] Berdirinya Israel tahun 1948 adalah impian besar Yahudi sejak jaman Musa, Dawud,
    Sulaiman, bahkan jaman Nabi Muhammad shallallah ‘alaihi wa sallam. Yahudi sangat
    membutuhkan “Kerajaan Bani Israil” untuk mengalahkan orang-orang kafir. Mereka sebenarnya
    beriman kepada Allah, dalam arti mereka percaya bahwa datangnya seorang Nabi akan membuat
    mereka mulia, dan musuh-musuhnya dari kalangan orang kafir terkalahkan. Tetapi setelah
    jelas di mata mereka bahwa Kenabian terkahir itu bukan untuk Bani Israil, maka mereka
    tidak lagi menanti kedatangan seorang Nabi. Lalu apa yang mereka lakukan? Mereka hendak
    mendirikan “Kerajaan Bani Israil” dengan kekuatan tangan, otak, dan uang mereka sendiri.
    Dan hal itu berhasil, tahun 1948 lalu. Lebih buruk lagi, mereka menganggap kaum Muslimin
    sebagai orang kafir. Padahal yang mengingkari Kenabian Rasulullah adalah mereka, sehingga
    disebut kafir dalam Surat Al Baqarah ayat 89.

    [21] Sebelum Yahudi memutuskan mendirikan negara di Palestina, waktu itu ada tiga pilihan
    tempat: Palestina, Agentina, atau Ethiopia. Mengapa dipilih tiga negara ini? Jelas mereka
    telah melakukan perhitungan yang sangat cermat. Namun pilihan akhirnya jatuh ke
    Palestina, yang dekat dengan sumber-sumber peradaban Yahudi sendiri di Yerusalem dan
    sekitarnya. Namun resikonya, disini akan gganya yang mayoritas Muslim. Untuk itu jelas Yahudi harus mempersiapkan segala
    macam kekuatan, termasuk mendidik agen-agen loyalisnya di negara-negara Arab.

    [22] Sebuah pertanyaan menarik, mengapa selama puluhan tahun terjadi konflik berdarah di
    Palestina dan tidak selesai-selesai? Jawabnya, selain karena memang “Kerajaan Bani
    Israil” merupakan cita-cita peradaban Yahudi sejak ribuan tahun lalu; juga karena
    banyaknya tangan-tangan non Yahudi yang membantu negara tersebut. PBB, Amerika, Inggris,
    Rusia, IMF, World Bank, dll. jelas mengabdi kepentingan Yahudi. Tetapi harus juga
    disadari banyak agen-agen Yahudi yang tersebar di negara-negara Arab. Mereka setiap hari,
    siang dan malam menyembah kepentingan Yahudi. Mereka adalah orang-orang kafir, meskipun
    KTP-nya Islam. Di Mesir, Yordan, Syria, Turki, dll. banyak orang yang identitasnya
    Muslim, tetapi hatinya telah menjadi Yahudi. Bahkan di negara-negara kaya seperti UEA,
    Qatar, Bahrain, dll. banyak dijumpai kemegahan jahiliyyah, yang sebenarnya merupakan
    hasil konspirasi Yahudi untuk menjauhkan Arab dari Islam. Kota seperti Dubai, Abu Dhabi,
    dan lainnya tidak kalah liberalnya dari kota-kota di Barat.

    [23] Dapat disimpulkan, kaum Yahudi itu bukan para pemeluk agama Samawi (ajaran Ya’qub,
    Yusuf, Musa, Harun, Dawud, Sulaiman, Zakariya, Yahya, Isa ‘alaihimussalam) . Mereka adalah
    orang-orang yang sangat arogan dengan etnisnya. Hakikat agama Yahudi adalah: pemujaan
    terhadap etnis mereka sendiri! Tidak ada satu pun ras manusia yang sangat ekstrim dalam
    soal etnis, selain Yahudi. Begitu ekstrimnya sampai mereka berani menghina Allah, marah
    ketika Isa membawa ajaran Injil, marah ketika Kenabian terakhir jatuh ke tangan bangsa
    Arab. Mereka menulis “kitab suci” tandingan bagi Taurat (Talmud), menyebut bangsa non
    Yahudi sebagai Ghaiyim, merusak kehidupan di muka bumi. Mereka merasa mulia sebagai
    pewaris “darah biru” Nabi-nabi, merasa diunggulkan atas semua ras manusia, pernah
    disumpah langsung oleh Allah dengan diangkat bukit Tursina di atasnya, dan lain-lain.
    Yahudi benar-benar mewarisi ideologi arogansi dari makhluk yang pernah mendebat Allah
    Ta’ala: “Ana khairun minhu, khalaqtani min naarin wa khalaqtahu min thiin” (aku lebih
    baik dari dia, Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah).
    Pemerintah Yahudi, baik di Israel maupun di dunia internasional, adalah perwujudan dari
    imperium arogansi. Wajar jika simbol-simbol yang selalu mereka angkat selalu bernuansa
    satanic. Contoh, logo yang dipakai Manchester United (MU) saat ini the red devil. Dan ada
    ribuan logo atau lambang yang intinya memuja arogansi iblis laknatullah.

    Yahudi Merusak Peradaban

    Andai ambisi Yahudi satu-satunya adalah ingin membentuk “Kerajaan Bani Israil” seperti di
    masa Musa, Dawud, Sulaiman, apa susahnya membangun negara seperti itu? Toh, mereka
    memiliki uang banyak, strategi canggih, serta SDM handal. Tidak sulit bagi Yahudi
    membangun negara di sebuah sudut dunia. Selama ini banyak negara-negara berdiri dengan
    modal lebih buruk dari Israel. Negara seperti Bosnia, Chechnya, Kamboja, Myanmar, Timor
    Leste, dan lainnya tidak memiliki persiapan semegah milik Yahudi. Lagi pula, mengapa
    Israel harus mendirikan negara di Tanah Al Quds yang merupakan wilayah milik Ummat Islam?
    Bahkan ia didirikan di jantung peradaban Islam, di Timur Tengah.

    Andai Yahudi sudah tidak menemukan solusi lain, selain harus menegakkan “Kerajaan Bani
    Israil” di Palestina, mengapa mereka harus juga menghancurkan peradaban manusia di dunia?
    Mengapa Yahudi tidak cukup menempuh cara-cara politik atau militer, tanpa harus
    menghancurkan peradaban manusia? Kenyataan yang sangat menyakitkan, berdirinya Israel
    ditempuh bukan hanya dengan menteror warga Muslim Palestina, tetapi juga dengan
    menyebarkan kehancuran peradaban di seluruh muka bumi. Lihatlah di dunia selama ini,
    adakah yang selamat dari film Hollywood, media massa Yahudi, bank ribawi, IMF dan World
    Bank, pornografi, seks bebas, prostitusi, narkoba, perjudian, dan lainnya? Hingga ke
    anak-anak balita pun, banyak “diracuni” oleh kartun-kartun Walt Disney.

    Ternyata, di luar persangkaan kita semua, Yahudi justru sangat mempercayai khabar Al
    Qur’an. Sebenarnya, mereka mengimani ayat-ayat Al Qur’an, tetapi anehnya mereka bersikap
    konfrontatif terhadap Al Qur’an. Yahudi sangat mengerti ayat-ayat dalam Surat Al Israa’
    berikut ini:

    Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan
    membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan
    kesombongan yang besar.”

    Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu,
    Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka
    merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.

    Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami
    membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih
    besar.

    Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu
    berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri. Dan apabila datang saat hukuman
    bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan
    muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam Masjid itu (Al Aqsha), sebagaimana musuh-musuhmu
    memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang
    mereka kuasai. (Surat Al Israa’: 4-7).

    Kehancuran pertama Yahudi terjadi saat sisa-sisa Kerajaan Sulaiman dihancurkan oleh
    Nebuchadnezzar, sehingga bangsa Yahudi tercerai-berai. Adapun setelah kehancuran pertama
    ini, mereka akan menjadi kuat dan bisa mengalahkan musuh-musuhnya. Hal itu terjadi saat
    sekarang ini, ketika “Yahudi menggenggam dunia”. Dan nanti di puncak kezhalimannya,
    Israel akan dihancurkan sebagaimana sisa Kerajaan Sulaiman dulu dihancurkan.
    Pertanyaannya, mengapa kehancuran kedua itu tidak dihitung saat Yahudi dihancurkan oleh
    Spanyol atau NAZI Jerman? Jawabnya sederhana, sebab waktu itu Yahudi belum memiliki
    wilayah sendiri. Mereka masih numpang di negeri orang. Adapun saat ini Yahudi sudah
    bermukim di suatu (Palestina) tempat sebagaimana Kerajaan Sulaiman dulu.

    Yahudi sebenarnya mengimani “jadwal sejarah” sebagaimana disebutkan Al Qur’an di atas.
    Mereka yakin, dirinya akan diberi kesempatan untuk merajalela di muka bumi. Hal itu
    terbukti sebagaimana kenyataan saat ini. Hingga Mahathir Muhammad mengecam dominasi
    Yahudi, dengan mengatakan bahwa 6 juta Yahudi bisa mengendalikan 6 miliar manusia di
    dunia. Yahudi tidak merasa cukup dengan hanya mendirikan Israel, bahkan tidak cukup
    dengan menempuh jalur politik, mereka benar-benar ingin merajalela di bumi dengan segala
    kedurhakaannya.

    Lalu siapa yang ingin dilawan Yahudi? Mereka tidak sekedar ingin melawan Muslim
    Palestina, Hamas atau Syaikh Ahmad Yasin, dunia Arab dan Ummat Islam sedunia, atau segala
    peradaban manusia. Tetapi mereka ingin melawan Allah Ta’ala dengan segala kekuatan yang
    mereka miliki. Yahudi adalah satu-satunya ras manusia yang berani menghina Allah dengan
    ucapan mereka: “Tangan Allah terbelenggu.” Kemudian mereka dikutuk oleh Allah karena
    perkataannya itu. (Al Maa’idah: 64). Mereka pula yang berani mengatakan, “Sesungguhnya
    Allah itu fakir dan kami kaya raya.” (Ali Imran: 131). Disini ada dendam sejarah yang
    amat sangat parah di hati kaum Yahudi terhadap eksistensi agama Allah.

    Aneh memang, Yahudi mengimani khabar Al Qur’an, tetapi sekaligus menentang eksistensi
    agama Allah (Islam). Sifat mereka persis iblis yang mengimani Allah, tetapi
    mendurhakai- Nya. Untuk merealisasikan maksudnya, Yahudi mengangkat simbol “Messiah”, yang
    pada hakikatnya adalah dajjal laknatullah. Dajjal disebutkan oleh Nabi sebagai fitnah
    terbesar bagi orang-orang beriman.

    Maka janganlah heran dengan kezhaliman Yahudi saat ini di Palestina. Ia adalah sebagian
    penampakan atau konsekuensi dari dendam sejarah mereka. Awalnya, Bani Israil hanyalah
    sebuah kaum dengan perilaku tertentu. Perjalanan sejarah mereka yang sangat panjang
    melahirkan watak durjana luar biasa. Dan ternyata, watak Bani Israil itu “telah
    disiapkan” untuk menjadi cobaan di akhir jaman. Dulu para ahli tafsir merasa heran,
    mengapa A Qur’an banyak sekali bicara tentang Yahudi? Padahal setelah tercerai-berai di
    Madinah, mereka nyaris lenyap (mungkin karena eksodus keluar dari negeri-negeri Islam).
    Karena itu sebaik-baik usaha untuk melawan Yahudi adalah memahami sifat-sifat mereka
    dalam Al Qur’an (khususnya Surat Al Baqarah). Dan satu lagi, yakinlah bahwa serangan
    Israel ke Gaza bukan serangan terakhir mereka. Itu hanya delay sebelum go with new
    aggression!

    Wallahu a’lam bisshawaab.

  92. 93 H@tar Januari 16, 2009 pukul 10:18 am

    Tulisannya Kelihatannya cukup Bijaksana dan Menentramkan, Tapi justru dari kalimat awalnya saya sudah gak bisa nerima.
    Dalam memandang Serbuan Zionis Israel ke Gaza, saya gak bisa melepaskan kacamata Agama saya seperti yang anda minta.
    Kenapa….?
    Karena bagi saya agama bukanlah kacamata yang bisa pakai atau dilepas kapan kita mau.
    Tapi Agama adalah bagian dari Mata itu sendiri. Agama akan dan harus mempengaruhi cara kita dalam memandang setiap persoalan atau kejadian yang kita saksikan.
    Karena dengan begitulah kita akan dapat menemukan kebenaran yang hakiki. Dan itulah Hakikat fungsi agama bagi kita manusia, sebagai Tuntunan Hidup.
    Justru Kesemrawutan yang terjadi dan kita saksikan didunia sekarang ini dikarenakan cara pandang kebanyakan manusia dengan kacamat-kacamat pilihannya sendiri.
    Mereka yang berpose Bugil di Majalah-majalah Porno berlindung dibalik Kacamata Seni dan Kebabasan Berekspresi, Merak yang Memfitnah, menghujat, menghina Orang lain berlindung dibalik kecamata Kebebasabn berpendapat, Agresi Yahudi Israel yang membantai Ribuan Warga sipil palestina berlindung di balik kacamat politiknya yang tidak mengakui kemenangan Hamas di Pemilu palestina dan menganggapntya sebagai teroris.
    Jadi Hati-hati dengan kacamata-kacamata yang anda Pakai untuk melihat suatu persoalan. Boleh Pakai atau lepaskan Kacamata anda, Tapi…. Jangan Lepaskan Bagian Mata Anda!!!!!!
    Terimakasih dan Mohon Maaf.

  93. 94 imaginerman Januari 16, 2009 pukul 11:56 am

    Sungguh sebuah tulisan yang ramai untuk diperdebatkan. Cuma sayangnya, dari sekitar 100an komentar, sangat banyak dilontarkan oleh orang2 yang berpendapat dirinya pinter, tapi sebenernya keblinger.
    Banyak salahnya Man. Banyak keblingernya.
    Kalau masalah ini diulas menurut kitab suci dan agama masing2, kagak bakal nemu jalan keluar deh. Lagian, topik awalnya kan keuntungan besar dari produsen senjata atas konflik gaza ini.
    Maka dari itu, sudahlah, jangan melihat dari sisi keimanan maupun kitab suci masing-masing. Bahkan, Hamas sendiri menyatakan bahwa konflik mereka bukanlah konflik agama. Ini adalah konflik politik.
    Jadinya nggak perlu menjelaskan panjang lebar dari sejarah jaman nenek moyang, karena apa, selain belum tentu orang lain percaya dengan yang anda tuliskan, satu hal mendasar adalah, tulisan/kajian sejarah anda itu belum tentu benar.
    Kalau mau melihat secara sejarah, lihatlah yang dekat2 aja, mulai mungkin setelah abad 19 atau 20.
    Karena apa, karena pada abad2 tersebut adalah masa terjadinya daerah palestina menjadi daerah tak bertuan, serta berdirinya negara israel.Lalu ada lagi dengan perang2 resmi (dengan maklumat perang dari negara yang terlibat) yang dialami oleh bangsa2 arab melawan israel. Karena israel menang dan berhasil merebut beberapa wilayah musuh, maka akhirnya timbul garis peta yang baru.
    (kalau anda semua menghubungkan sejarah perang israel, diantaranya adalah Perang Arab-Israel (1948),Perang Kanal Suez (1956),Perang Enam Hari (1967),Perang Yom Kippur (1973),Perang Lebanon (1982)
    dengan sejarah nenek moyang jaman nabi, sudah tentu anda semua akan menjadi makin puyeng dan tersesat dalam menganalisa)
    Maka dari itu, Pahamilah topik bahasan yang digulirkan, kedua Kuasailah materi/topik yang akan anda ulas, ketiga, anda harus menguasai opini yang akan anda katakan/tulis.

    Jadi intinya, HENTIKAN KEKERASAN SEKARANG JUGA

  94. 95 imaginerman Januari 16, 2009 pukul 12:03 pm

    tambah satu lagi :
    PASTIKAN BAHWA OPINI ANDA NYAMBUNG DENGAN TOPIKNYA

  95. 96 SUDARTO Januari 16, 2009 pukul 5:49 pm

    He em, yup Pemenang Jelas Banget Pihak Ketiga, Mereka Jelas senyum senyum aha, memang dasarnya g punya hati… Ya Alloh ya Alloh…

    Ayoo Save Palestine Dengan Do’a…..

  96. 97 sick rider Januari 17, 2009 pukul 12:30 am

    berdoa untik perdamaian aja yuk sodara2….

  97. 98 CRAZY_heavenzie Januari 17, 2009 pukul 11:50 am

    kaya”nya yang perlu dicari 2 provokator’a bkan israel atw palestina yang sedang perang……..amerika pasti dalanx’a

  98. 100 aryo bagus Januari 20, 2009 pukul 1:05 pm

    jangalah melihat israel itu kejam.dia itu hanya ingin menduduki tanahnya kembali.dari jaman dahulu kala, tanah israel itu direbut oleh palestina,saat israel sedang diperbudak oleh bangsa roma.dan perang itu juga sudah terjadi dari jaman dahulu dan akan usai sampai kiamat menjelang.

  99. 101 razzi Januari 20, 2009 pukul 6:25 pm

    yang waras ngalah..!!!!

  100. 102 zein_combat_09@yahoo.co.id Januari 20, 2009 pukul 8:16 pm

    israel itu memang kejam. mereka beralasan ingin memnghapuskan teroris (hamas). tapi sebenarnya mereka ingin membantai kaum muslimin. mereka berdusta. masa banyak anak-anak yang jadi korban??? sungguh tidak rasional jika mereka memang ingin memberantas teroris.

  101. 103 hamas Januari 20, 2009 pukul 9:16 pm

    1. Seandainya Palestina benar2 berhasil mengusir Israel dari pendudukannya sekarang, apa itu bisa dibenarkan.?
    2. Seandainya keadaanya terbalik, Palestina dengan senjata modern menyerang Israel, dan banyak korban anak-anak serta wanita di pihak Israel, apa itu bisa dibenarkan..?
    3. Sudahlah, berhenti mencari tahu siapa yang salah, siapa yang benar.. karena sesungguhnya itu hanyalah dusta. Dan yang pasti pembunuhan itu tidak boleh dibenarkan dengan alasan apa pun juga. Salam Damai..

  102. 104 2min2 Januari 21, 2009 pukul 2:40 pm

    memang guyonan itu perlu, seperti tulisan anda… tapi, apa sih yang bisa dilepaskan dari agama(Islam), mulai dari kentut hingga ngerjain istri ada tuntunannya…. gimana bisa dilepaskan semua problem dunia…. kalau dikit-dikit harus dilepaskan dari agama, itu maunya israel yahudi, biar manusia terutama muslim, mudah dihancurkan dan dikangkangi….okey?

  103. 105 cah pinter Januari 21, 2009 pukul 6:11 pm

    MENURUT BERITA YANG BISA DIPERCAYA, HAMAS ITU MEMANG JAHAT SEKALI MENYAMAI IBLIS DAN PANTAS DIBERANTAS. (menurut anak kandung ketua hamas sendiri yang telah bertobat dan menyerahkan hidup pada Tuhan Yesus, lihat di http://www.terangdunia.com dikolom kesaksian)
    walau bagaimanapun juga siapa yang mengutuk Israel akan terkutuk dan siapa yang memberkati israel akan diberkati, itu terbukti jelas.

  104. 106 Peace Lovers Januari 21, 2009 pukul 9:19 pm

    woi…woi…woi…
    dah pusing masalah Israel Vs Palestina yang Perang Nuklir
    kalian malah perang opini…
    tolonglah berfikir sedikit dewasa…
    alangkah bijaksana jika kita memikirkan bagaimana sejuknya angin perdamaian bisa dihirup oleh saudara-saudara kita disana..
    daripada hanya beradu opini yang hanya memperkeruh keadaan..

    Ok Sob?
    peace for all

  105. 107 dino Januari 21, 2009 pukul 10:06 pm

    Palestina merupakan Kota Suci umat kristen dimana 2000 tahun yang lalu dilahirkan yesus.palestina juga dinamakan kota Daud.Dan perlu kita ketahui juga bahwa yang menyalibkan yesus adalah orang Yahudi,dan penduduk palestina 60 % adalah nasrani jadi tinggal kita sendiri apa mau membela kepentingan negara lain atau negara kita sendiri.

  106. 108 gogon Januari 22, 2009 pukul 9:05 am

    Bagaimanapun negara-negara di dunia ini adil, intinya masalah keadilan saja. PBB, Amerika, mereka semua bulshitt. Saat ada terorisme yang meninggal sekian mereka langsung main tuduh main serang saja. Giliran ribuan orang muslim di palestina yang terdiri dari anak dan wanita menjadi korban mereka diam saja. ATAS NAMA AGAMA APAPUN MEMBUNUH SATU NYAWA MANUSIA BERARTI MEMBUNUH SELURUH MANUSIA DI BUMI DAN ITU MELAWAN TUHAN. Selama tidak ada keadilan dan ada yang tertindas maka dunia ini gak akan pernah damai. Selama Amerika sebagai polisi dunia tetap menjadikan jerusalem menjadi ibu kota Israel tidak akan pernah ada kedamaian di bumi palestina yang ada hanya terorisme baru.

  107. 109 zulfa Januari 22, 2009 pukul 11:45 am

    Israel dan Palestina

    Muhammad Zulfa Hadi Rizkina

    Banyak sekali sekarang berita tentang konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina, dan berita itu sangat menggemparkan seluruh dunia. Konflik itu dimulai karena Israel ingin merebut SDA dan mengambil alih kekuasaan di palestina, tapi palestina tidak ingin hal itu terjadi, ditambah Israel menyebut Palestina adalah kota yang banyak terorisnya, dan mereka tidak akan diam saja, mereka menyiapkan alat-alat perang, begitupula Israel, dia juga bersiap untik melawan musuhnya.
    Menurut saya Israel itu sangat tidak melihat HAM orang-orang di Palestina dan Palestina sendiri itu tidak akan menyerah dengan mudah, Palestina akan melawan dengan sekuat tenaga karena tujuan Palestina itu adalah jihad dijalan Allah.
    Masalah konflik Palestina-Israel bukanlah konflik satu bangsa dengan bangsa lain. Ia adalah konflik peradaban yang usianya sangat tua. Disana terbentang benang merah panjang, sejak konflik antara Nabi Muhammad shallallah ‘alaihi wa sallam dengan kaum Yahudi di Madinah, konflik antara Yahudi dan Romawi, konflik antara Yahudi dengan negara-negara Eropa, konflik antara Musa dengan Fir’aun, bahkan konflik antara Yusuf ‘alaihissalam dengan saudara-saudaranya. Ujung-ujungnya adalah konflik abadi antara Allah Ta’ala dengan iblis laknatullah ‘alaih.
    Mereka itu seperti musuh bebuyutan yang sedikit kemungkinannya untuk berdamai. Israel katanya ingin berdamai tapi sampai sekarang masih saja menyerang Palestina secara bertubi-tubi dan mengakibatkan banyak korban yang terluka, bahkan ada juga yang meninggal dan dengan jumlah yang tidak sedikit, melainkan ber-ribu-ribu jiwa dengan 40% dari persentasi kematianya itu adalah adalah anak kecil yang tidak bersalah dan masih punya kesempatan hidup yang masih panjang dan wanita. Dan sisanya adalah orang-orang tua, remaja dan orang dewasa.
    Yang bisa kita lakukan sekarang adalah berdo’a dan memberi dukungan ke palestina dengan cara apapun seperti lewat pos-pos sumbangan untuk orang-orang di Palestina
    Do’a yang saya ketahui untuk mendoakan Palestina adalah:

    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin
    Allahumma Unshuril Mujahidina Filistiiin

    Dan sering-seringlah untuk membaca surat Al-Fath (kemenangan).

  108. 110 galuharya Januari 22, 2009 pukul 4:23 pm

    di sini aku mendukung timnas indonesia ajah deh yang akan menghadapi timnas australia pada tanggal 25 januari 2009

    ayo budi sudarsono kamu bisaaa
    aku haus gol mu

    peace

  109. 111 meylya Januari 22, 2009 pukul 4:32 pm

    @ galuharya : anda sudah keluar jalur hiks… :roll:

  110. 112 Peace Lovers Januari 22, 2009 pukul 10:21 pm

    Bubarkan aja PBB…!!!
    Nggak Becus…!!!

    trz terang gw Smpt nangis pas ngeliat berita yang nayangin seorang ayah yang menciumi anaknya yang masih bayi tewas karena ledakan bom israel..!!!
    Okelah kalau para pejuang Hamas yang menjadi korban..,

    tapi ini bayi, anak-anak dan wanita men yang jadi korban…!!!

    Mana tuh yang namanya dewan keamanan PBB..!!!
    tinggal nunggu nih “Predikat” Amerika yg baru
    “Amerika sebagai sahabat Dunia”
    yang baru2 ini dicanangkan

  111. 113 tukul Januari 23, 2009 pukul 1:36 am

    udah lah… biar ga makin banyak warga sipil yang tewas.. lebih baik suruh aja tuh perang d lapangan terbuka antara israel dan hamas.. liat nanti siapa yang menang.. hamas jangan berani sembunyi d balik warga sipil aja..

  112. 114 tukul Januari 23, 2009 pukul 1:40 am

    mau tau akhir dari perang ini??

    amos 1 : 6-8

    firman Tuhan telah terbukti… GBU

  113. 115 poetra Januari 23, 2009 pukul 9:39 pm

    // me mo liat gi mana perkembangan selanjutnya aja dloo

  114. 116 mahdikecil Januari 25, 2009 pukul 11:50 am

    semoga damai tak lagi sesuatu yang asing

  115. 117 karepe piye Januari 27, 2009 pukul 12:47 pm

    prud..!!
    Aceh tsunami yang nolong Amerika…
    toh diterima juga bantuannya…
    bersyukurlah apa yang kita alami…
    dan…
    jangan urusi dulu negara orang…
    urusi saja negara sendiri yang masih sangad amad berantakan banged sekali…
    jangan ejek negara lain yg sudah maju…
    berkacalah dulu…
    negara kita tuh belum bisa menandingi negara mereka…
    jadi jangan ngejek2 mereka…
    tau2 indo ikut dinuklir baru ARMAGEDDON…
    ~Chantal Kreviazuk – Leaving on The Jet Plane~

  116. 118 andidoang Januari 29, 2009 pukul 3:42 pm

    Israel adalah kaum pembangkang, selama negara lain masih berani menentangnya pasti diperangi. Jika saja semua negara mau tunduk pada Israel saya yakin dunia aman…,

  117. 119 Ibing Januari 31, 2009 pukul 2:40 pm

    Setiap tanah air yang di dalamnya di ucapkan Syahadat maka ada kewajiban bagi setiap muslim untuk membelanya,menjaga kehormatannya,mempertahankan eksistensinya,mengusir musuh-musuhnya. Siapapun tahu bahwa gambaran Israel atas bumi Palestina laksana seorang pencuri yang mempunyai dukungan orang-orang kuat lantas masuk rumah kita kemudian merampasnya,membantai ayah ibu kita,menyembelih adik-adik kita,mengusir paman dan bibi kita,memenjarakan kakek dan nenek kita sembari mengatakan bahwa rumah kita itu katanya rumah dia yang telah dijanjikan nenek moyangnya. Karena kita kalah kuat,10 ruangan yg kita punyai kini hanya 1 ruangan sempit yg kita tempati. Ruangan sempit itu kini tiada aman lagi karena setiap saat dilempari benda yg kemarin sore malah telah menghancurkan kepala adik kita yg masih belia saat kita sedang main kucing-kucingan dengannya. Saudaraku….adakah tetangga yg mau menghibur hati? membela keluarga kita? ikut berjuang mngembalikan rumah kita?…..Saudaraku mesti hati ini pedih karena masih saja orang yg mengatakan pencuri itu tidak bersalah, Cukuplah Alloh yg akan memenangkan kita atas pencuri itu,cukuplah Alloh yang akan membebaskan kita dari penjajahan pencuri itu….

  118. 120 asep Januari 31, 2009 pukul 2:45 pm

    Satuju pisan kang Ibing…
    Inilah wajah peradaban dunia barat,penuh kezaliman,ketidak adilan,pembangkangan,pelanggaran HAM,pembantaian dsb…

  119. 121 Mich Edison Januari 31, 2009 pukul 2:49 pm

    Saya sendiri tidak bangga dengan Negara saya..
    Bagaimana anda bisa bangga dengan negara saya (Amerika)

  120. 122 'O'on Januari 31, 2009 pukul 3:07 pm

    perang Israel-Palestine:
    Palestina :
    1. 1.300 warga sipil masuk syurga dgn kematian terhormat
    2. 5.000 orang terhapuskan dosanya dengan luka-luka
    3. 48 anggota Hamas Syahid berjumpa Tuhannya dgn tersenyum
    4. 900 buah roket diluncurkan (1% dari yg dimiliki Hamas)

    Israel:
    1. 900.000 ton amunisi yg disuplai Amerika terbuang percuma
    2. 86 serdadu mati sia-sia
    3. 12 tank pelontar roket jadi besi rongsokan
    4. 4 pesawat tempur F16 jadi bubur
    5. tidak kurang dari 50 tank & panser yg jadi Toilet Serdadu yg takut mati(tidak keluar-keluar saat perang)
    6. 30% dari 40.000 serdadu despresi berat.(pembantaian warga sipil buktinya)

  121. 123 JOHN Februari 1, 2009 pukul 9:16 pm

    Menurut pengamatan saya palistina hanya mencari keuntungan dari kericuhan yang mereka buat sendiri, Setiap pemimpin2 Hamas keheabisan duit mereka melemparkan roketnya keIsrael Dengan harapan akan ada perang dan itu dimanfaatkan untuk mencari belas kasihan dari seluruh negara dunia, lihat penampilan pemimpin2nya keliling dunia dengan semangat tinggi pada hal rakyatnya menderita,

  122. 124 tukul Februari 8, 2009 pukul 1:51 am

    selamat kepada hamas yang telah menarik simpati warga dunia dengan mengorbankan 1300 warganya sendiri.

  123. 125 gendon Februari 17, 2009 pukul 9:08 pm

    kalo ditanya siapa yang menang, menurut saya jawabannya jelas israel…

    kalo dilihat dari perlengkapan senjata..jelas palestina ga ada apa2nya dibanding israel… 1 rudal israel bisa menghancurkan gedung.sedangkan persenjataan palestina hanya sedikit dan bisa dibilang kurang canggih. udah tau kalah senjata,mbok ya ngalah ma yang senjatanya lebih kuat. eh ini malah ngotot dan akhirnya rakyat sipil yang jadi korban. menurut saya palestina berlindung dibawah ketiak penduduk sipil. biar dunia menyangka yang membunuh rakyat sipil adalah bom israel. tapi sebenarnya ya mereka sendiri yang TEGA mengorbankan rakyat sipil yang ga tau apa apa. mengalah bukan berarti kalah…

  124. 126 Ginting Maret 2, 2009 pukul 10:11 pm

    prud..!!
    Aceh tsunami yang nolong Amerika…
    toh diterima juga bantuannya…
    bersyukurlah apa yang kita alami…
    dan…
    jangan urusi dulu negara orang…
    urusi saja negara sendiri yang masih sangad amad berantakan banged sekali…
    jangan ejek negara lain yg sudah maju…
    berkacalah dulu…
    negara kita tuh belum bisa menandingi negara mereka…
    jadi jangan ngejek2 mereka…
    tau2 indo ikut dinuklir baru ARMAGEDDON…

    Satu lagi…..
    Indonesia juga merdeka karna Amerika
    Mgkin kalo Amerika tidak Nge-Bom Hirosima Nagasaki
    Indonesia mgkin masih dijajah sampe skrg…

    salam dari Anak Medan…

  125. 127 marthin Maret 3, 2009 pukul 6:57 pm

    Setelah membaca hampir semua tanggapan di atas. saya menyimpulkan 90% dari mereka yg menanggapi tulisan ini SAMA SEKALI tidak tahu apa yg mereka tanggapi. Mencemoh, menghujat, bahkan da yg sama sekali lari dari topik yg ada. Sungguh Sayang, apa itu saja yg kita bisa orang indonesia. orang lain yg berperang menurut kepentingannya masing2, kita yg ribut. “RIBUT MASALAH AGAMA PULA”
    SAKIT SEMUA!!!!!!!!. Kalau boleh sebelum buat tanggapan, telusuri dulu sejarah topiknya, kan banyak bertebaran di INTERNET. saya yakin kalau sudah tahu sejarahnya anda-anda tidak akan berkata demikian. tapi anda2 akan berkata. KENAPA HARUS TERJADI? atau KENAPA TIDAK BISA BERAKHIR? SAYA YAKIN ITU!!!!!!
    BELUM LAGI YG MENGAITKAN MASALAH INI DENGAN AGAMA, sedang diatas sudah jelas2 di sebut “LEPASKAN DULU KACAMATA AGAMA”. karena itu jelas-jelas tidak bisa memecahkan masalah.
    Kenapa kalau pecah konflik di wilayah timur tengah, kita di indonesia ini selalu mengarah ke agama. dikatakan muslim tejolimi, muslim dianiaya, muslim dibantai, dsb.
    Apa semua penduduk palestina itu muslim?
    Apa semua penduduk Libanon itu muslim?
    Apa semua penduduk Israel itu Yahudi?
    apa Semua Penduduk Amerika itu kristen?
    Apa Semua penduduk Indonesia itu Islam?
    Jawabannya TIDAK.
    Pertikaian di sana Jelas2 bukan masalah agama, tapi kita di indonesia ini dengan ketidaktahuannya selalu mengarah ke agama. yg lebih lucu lagi ada yg menyamakan yahudi itu sama dengan kristen. Yg pasti nun jauh disana, di timur tengah tengan terjadi konflik yg sudah mulai sejak kakek buyut kita belum lahir dan sampai sekarang tidak berkesudahan. Banyak Korban itu pasti, bukan karena muslim, kristen, yahudi. Yg pasti korbannya MANUSIA. itu yg sangat disayangkan. dan seperti yg sudah di dikatakan penulis, yg menang selalu yg membuat senjata. mereka tertawa ketika orang lain menderita.
    SEKALI LAGI TOLONG, JANGAN PERNAH MENGAITKAN AGAMA DENGAN HAL-HAL SEPERTI INI. KARENA TIDAK SATUPUN AGAMA YG MENGAJARI UMATNYA UNTUK MEMBUNUH, KALAUPUN ADA ITU BUKAN AGAMA. MANUSIA BISA MEMBUNUH KARENA KITA PUNYA TANGAN, SEDANG AGAMA HANYA ADA DI HATI KITA UNTUK MENGONTROL TANGAN KITA SUPAYA TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN YG MERUGIKAN ORANG LAIN.

    SALAM…. SEMOGA KRISIS SEGERA BERAKHIR UNTUK SELAMANYA.

  126. 129 tukul Maret 5, 2009 pukul 9:55 pm

    respect bro…

  127. 130 saiful.hs Maret 20, 2009 pukul 9:57 am

    assalamu alaykum…..

    hy…..smwx let’s encourage palestina….

    OCHEY….IMMIM……

  128. 131 yadi azzam Maret 25, 2009 pukul 9:34 am

    isreal merasa paling kuat padahal kekuatan itu milik Allah swt, ayo para mujahid Allah raih tempat terbaik disisi Allah swt

  129. 132 ambo April 3, 2009 pukul 6:13 pm

    siapa yang melawan israel berarti melawan Allah Swt.sebab Israel adalah bangsa pilihan Allah.Allah yang memberi tanah kanaan/palestine sebagai tanah perjanjian. Israel pula yg membuat negara2 Amerika,inggris dll yg menjadi besar dan kuat. wajar kalo negara2 besar skrg ini takluk & takut ama israel.

    DAMAI BERARTI KIAMAT;DAN ISA ALMASIH SEBAGAI HAKIM YANG ADIL NANTI AKAN TURUN.

  130. 133 Yhansyah Juni 23, 2009 pukul 7:56 am

    Isa????Yang mati di kayu salib!hahaha…..


  1. 1 top post wp 18 januari 2009 « kuliinternet Lacak balik pada Januari 18, 2009 pukul 5:22 pm
  2. 2 blog kopas » top post wp 18 januari 2009 Lacak balik pada Januari 19, 2009 pukul 4:13 am
  3. 3 blog kopas » top post wp 21 january 2009 Lacak balik pada Januari 22, 2009 pukul 4:15 am
  4. 4 dewi persik » Halo dunia! Lacak balik pada Januari 24, 2009 pukul 11:38 am
  5. 5 blog kopas » top post wp 24 jan Lacak balik pada Januari 24, 2009 pukul 3:11 pm

Tinggalkan Balasan




Photobucket
Photobucket
Photobucket

 

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Mengenai Saya

Photobucket
Mey's
Sesuatu Yang Paling Jauh Dari Kita adalah Masa Lalu, Bagaimanapun Kita, Apapun Kendaraan Kita, Kita tetap tidak akan bisa kembali ke masa lalu, Maka jagalah hari ini dan hari - harimu yang akan datang...

yang lagi nongkrongin

web tracker orang

blog ini sudah dikunjungi

  • 140,866 kali

Arsip

Kategori

Deteksi Pembaca

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.